Kunjungan Menteri PUPR Dody Hanggodo Tidak Masuk Agenda Wilayah Aceh Timur

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025 - 17:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timut | TribuneIndonesia.com

Menyikapi informasi terkait kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke beberapa titik di Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memberikan klarifikasi bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda yang dijadwalkan di wilayah Kabupaten Aceh Utara, khususnya pada proyek strategis nasional Waduk Keureuto dan Waduk Jambo Aye beserta jaringan irigasinya. Hal ini disampaikan Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Aceh Timur Adlinsyah, S.Sos, M.AP dalam keterangan resminya, Selasa 24 Juni 2025.

Sekda menyebutkan bahwasanya Menteri PUPR dalam kunjungannya turut meninjau saluran irigasi sayap kanan Waduk Jambo Aye, yang salah satu trase salurannya memang mengarah ke wilayah Kabupaten Aceh Timur.

“Terkait proyek ini, pada tahun 2024 lalu telah rampung tahapan lanjutan berupa Penetapan Lokasi (Penlok) Tahap II, dan dijadwalkan pada tahun 2025 akan dilanjutkan dengan proses pembebasan lahan,” kata Sekda.

Setelah itu lanjut Adlinsyah, baru akan masuk tahap pembangunan fisik. Seluruh proses dan pendanaan proyek ini bersumber dari APBN, karena Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

Baca Juga:  Keuangan Daerah Harus Tertib dan Transparan

Atas nama daerah, Adlinsyah menyampaikan bahwa hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tidak menerima pemberitahuan resmi maupun undangan dari instansi teknis terkait, baik dari Kementerian PUPR maupun Balai Wilayah Sungai (BWS) setempat.

“Kami telah melakukan konfirmasi langsung ke pihak Balai di Banda Aceh dan diperoleh informasi bahwa tujuan utama kunjungan Menteri adalah ke waduk yang secara administratif terletak di Kabupaten Aceh Utara. Tidak ada agenda resmi di wilayah Aceh Timur,” ujarnya.

Adapun pertemuan singkat Menteri PUPR dengan Camat Pante Bidari yang terjadi di lapangan, bukan merupakan bagian dari agenda resmi dalam rundown kunjungan.

“Agenda dengan Camat secara spontan karena jalur darat yang dilalui rombongan Menteri melintasi wilayah Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur,” demikian tutup Adlinsyah. (*)

Berita Terkait

P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena
Deli Serdang Teguhkan Syiar Islam dan Semangat Kebersamaan
Pemko Medan Tegaskan Komitmen Penataan Kota dan Kawasan Pariwisata
Petani Bahagia, Pertanian Maju. Deli Serdang Genjot IP 300 Berbasis Data Tanah
Kasubbag Keuangan Disdikbud Aceh Tenggara Bantah Tuduhan Setoran Dana BOS, LSM PPKMA Tegaskan Informasi Viral Tidak Benar
Kader HMI Ditantang Jadi Pemikir Peradaban
Wabup Deli Serdang Tegas Soal Banjir, Pengembang Wajib Taat Tata Ruang
Wabup Lom-Lom Suwondo Rangkul Macan Asia Indonesia, Dorong Sinergi Ketahanan Pangan di Deli Serdang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x