BIREUEN/ Tribuneindonesia.com
Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Kabupaten Bireuen berkolaborasi dengan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Camat Kecamatan Kota Juang, Kamis (22/10) pagi. Aksi nyata ini diluncurkan guna membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga di bawah pasar.
Kepala DPKP Bireuen, Ir. M. Jafar, M.M., melalui Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Elza Noviana, S.I.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Selain bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, momen ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia.
Dalam pasar murah ini, pemerintah menyediakan dua komoditas utama yang sangat dibutuhkan masyarakat, yaitu:
- Beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp 60.000 per sak (total pasokan 1,5 ton)
- Minyakita kemasan 1 liter seharga Rp 15.000 per botol (total pasokan 840 liter)
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan beras dan minyak goreng dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Semoga program ini membawa manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga dengan harga yang wajar,” ujar Elza di lokasi kegiatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi. Sejak pagi, warga sekitar bersama sejumlah pegawai Kantor Camat Kota Juang langsung memadati lokasi untuk mengantre secara tertib demi mendapatkan bahan pangan murah tersebut.