Integritas Tanpa Tawar, Bupati Deli Serdang Bersihkan Praktik Proyek dan Pungli

- Editor

Senin, 30 Maret 2026 - 10:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang | TribuneIndonesia.comKomitmen membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Senin (30/3/2026).

Apel yang berlangsung penuh kedisiplinan itu turut dihadiri Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Sekretaris Daerah Dedi Maswardy, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh pegawai di lingkungan dinas tersebut.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan pesan tegas dan tanpa kompromi. integritas adalah harga mati bagi setiap aparatur pemerintah. Ia menyoroti pentingnya tanggung jawab moral dan profesional, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Dengan nada tegas, Bupati melarang keras keterlibatan aparatur sipil negara (ASN), tenaga honorer, maupun pihak internal lainnya dalam pekerjaan fisik proyek.

Saya tidak ingin ada lagi pegawai yang ikut mengerjakan proyek, menjadi mandor, atau terlibat langsung dalam pelaksanaan. Jika ditemukan, akan saya tindak tegas,” ujarnya lantang.

Tak hanya itu, praktik subkontrak ilegal dan jual-beli proyek juga menjadi sorotan utama. Bupati menegaskan bahwa seluruh proyek pemerintah harus dikerjakan oleh kontraktor resmi dengan kontrak yang jelas dan transparan.

Tidak ada lagi istilah jual-beli proyek. Ini harus dihentikan. Jika masih ada yang melanggar, akan saya tindak sekeras-kerasnya,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang masih terjadi di tengah masyarakat. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat.

Kalau ada masyarakat, apalagi yang kurang mampu, dimintai uang untuk urusan tertentu, itu tidak bisa ditoleransi. Proses secara hukum,” katanya dengan nada serius.

Dalam arahannya, Bupati juga mengajak seluruh aparatur untuk mensyukuri amanah sebagai abdi negara dan bekerja dengan penuh dedikasi. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pegawai yang tidak siap menjalankan aturan dan komitmen yang telah ditetapkan.

Kalau tidak sanggup mengikuti aturan dan bekerja dengan benar, silakan mundur. Tidak ada paksaan,” ucapnya tegas.

Bupati juga menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran. Ia mengingatkan agar setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya formalitas proyek.

Anggaran besar ini harus berdampak langsung. Jangan ada lagi pembangunan asal-asalan atau tidak tepat sasaran,” katanya.

Untuk itu, ia meminta pengawasan internal diperketat serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur, termasuk dalam proses rekrutmen dan penempatan pegawai. Pelatihan terkait integritas dan etika kerja juga dinilai penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Sebagai bentuk ketegasan, Bupati menyatakan tidak akan ragu melakukan mutasi bahkan pencopotan jabatan bagi pegawai yang tidak menjalankan tugas dengan baik.

“Saya tidak akan ragu. Jika tidak bekerja dengan benar, kapan pun bisa saya pindahkan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pembacaan surat keputusan pemberhentian terhadap seorang tenaga Buruh Harian Lepas (BHL) atas nama Robinson Saragih. Ia diberhentikan dari tugasnya sebagai Penjaga Pintu Air dan Petugas Operasi di UPTD Wilayah III setelah diduga melakukan pelanggaran berupa pungutan dalam proses perekrutan BHL.

Langkah tegas ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menegakkan disiplin, membersihkan praktik-praktik menyimpang, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada rakyat.

Integritas Tanpa Tawar, Bupati Deli Serdang Bersihkan Praktik Proyek dan Pungli

Baca Juga:  Langit Deli Serdang Bersaksi! 10.073 Hewan Kurban Tumpah Ruah, 2 Sapi dari Presiden Prabowo Jadi Sorotan

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com-Komitmen membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Senin (30/3/2026).

Apel yang berlangsung penuh kedisiplinan itu turut dihadiri Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Sekretaris Daerah Dedi Maswardy, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh pegawai di lingkungan dinas tersebut.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan pesan tegas dan tanpa kompromi. integritas adalah harga mati bagi setiap aparatur pemerintah. Ia menyoroti pentingnya tanggung jawab moral dan profesional, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Dengan nada tegas, Bupati melarang keras keterlibatan aparatur sipil negara (ASN), tenaga honorer, maupun pihak internal lainnya dalam pekerjaan fisik proyek.

Saya tidak ingin ada lagi pegawai yang ikut mengerjakan proyek, menjadi mandor, atau terlibat langsung dalam pelaksanaan. Jika ditemukan, akan saya tindak tegas,” ujarnya lantang.

Tak hanya itu, praktik subkontrak ilegal dan jual-beli proyek juga menjadi sorotan utama. Bupati menegaskan bahwa seluruh proyek pemerintah harus dikerjakan oleh kontraktor resmi dengan kontrak yang jelas dan transparan.

Tidak ada lagi istilah jual-beli proyek. Ini harus dihentikan. Jika masih ada yang melanggar, akan saya tindak sekeras-kerasnya,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang masih terjadi di tengah masyarakat. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat.

Kalau ada masyarakat, apalagi yang kurang mampu, dimintai uang untuk urusan tertentu, itu tidak bisa ditoleransi. Proses secara hukum,” katanya dengan nada serius.

Dalam arahannya, Bupati juga mengajak seluruh aparatur untuk mensyukuri amanah sebagai abdi negara dan bekerja dengan penuh dedikasi. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pegawai yang tidak siap menjalankan aturan dan komitmen yang telah ditetapkan.

Kalau tidak sanggup mengikuti aturan dan bekerja dengan benar, silakan mundur. Tidak ada paksaan,” ucapnya tegas.

Bupati juga menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran. Ia mengingatkan agar setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya formalitas proyek.

Anggaran besar ini harus berdampak langsung. Jangan ada lagi pembangunan asal-asalan atau tidak tepat sasaran,” katanya.

Untuk itu, ia meminta pengawasan internal diperketat serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur, termasuk dalam proses rekrutmen dan penempatan pegawai. Pelatihan terkait integritas dan etika kerja juga dinilai penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Sebagai bentuk ketegasan, Bupati menyatakan tidak akan ragu melakukan mutasi bahkan pencopotan jabatan bagi pegawai yang tidak menjalankan tugas dengan baik.

“Saya tidak akan ragu. Jika tidak bekerja dengan benar, kapan pun bisa saya pindahkan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pembacaan surat keputusan pemberhentian terhadap seorang tenaga Buruh Harian Lepas (BHL) atas nama Robinson Saragih. Ia diberhentikan dari tugasnya sebagai Penjaga Pintu Air dan Petugas Operasi di UPTD Wilayah III setelah diduga melakukan pelanggaran berupa pungutan dalam proses perekrutan BHL.

Langkah tegas ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menegakkan disiplin, membersihkan praktik-praktik menyimpang, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada rakyat.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan
Bedah Rumah dan Saringan Zakat
Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan
UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang
Jati Merah dan Tobat Ekologis
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Beras Bantuan dan Data Penerima
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 03:51

LEWAT NGOPI KAMTIBMAS, POLSEK GANDAPURA SEBAR PESAN-PESAN KEPOLISIAN DAN TAMPUNG ASPIRASI

Senin, 7 September 2026 - 03:01

Kapolres Bireuen Tegaskan, Personel Jangan Terlibat Narkoba, Judol, Pinjol hingga Pelanggaran Kode Etik

Minggu, 6 September 2026 - 18:53

Laka Maut Subuh di Madidir Bitung: Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Box Parkir

Minggu, 6 September 2026 - 11:41

Aqila Mirzani Amir,usia 12 Tahun ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi

Minggu, 6 September 2026 - 06:17

GBI BUDI MURNI RAYAKAN HUT KE-9 DENGAN SUKACITA

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bedah Rumah dan Saringan Zakat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:16