HSN dan POPP, 24 Ponpes Se-Sulut Bersatu dalam Doa Bersama di GOR Dua Sudara Bitung

- Editor

Selasa, 21 Oktober 2025 - 23:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Sulut|Tribuneindonesia.com

Ribuan santri dari berbagai penjuru Sulawesi Utara memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Dua Sudara Kota Bitung pada Selasa malam (21/10) dalam sebuah kegiatan akbar yang memadukan Dzikir, Tausiyah, dan Doa Bersama.

Acara keagamaan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) sekaligus menyemarakkan Pekan Olahraga Pondok Pesantren (POPP) se-Sulawesi Utara, menjadi simbol pemersatu sekaligus wujud cinta santri terhadap Kota Bitung.

​Perhelatan sakral yang dimulai tepat pukul 20.00 WITA menarik perhatian lebih dari 2.000 santri dan tamu undangan.

Sebanyak 24 perwakilan pondok pesantren se-Sulawesi Utara hadir memenuhi GOR, bersatu dalam untaian doa dan dzikir.

Kehadiran tokoh-tokoh penting daerah semakin menguatkan nuansa kebersamaan, termasuk dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung yang memberikan dukungan penuh.

​Sementara itu, dukungan dari pemerintah daerah dan aparat keamanan terlihat jelas. IPTU Abdul Natip Anggai mewakili Kapolres Bitung, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sadat Minabari, S.I.K., M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Bitung, memastikan acara berjalan lancar.

Selain itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Bitung, Yahya Pasiak, M.Pd., serta Ketua Kesbangpol Agus Mamijo, S.Sos., juga turut hadir, menegaskan sinergi antara ulama, santri, dan pemerintah.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, H. Ayub Ali Albugis, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas partisipasi aktif seluruh elemen pondok pesantren dan masyarakat.

Senada dengannya, Ketua Forum Ukhuwah Antar Pondok Pesantren (FUAPP) Sulut, KH. Muyassir Arif, menekankan pentingnya mempertahankan semangat persaudaraan Islam (ukhuwah islamiyah) sebagai landasan untuk membentuk karakter santri yang berakhlak mulia dan memiliki rasa cinta tanah air.

Baca Juga:  Lahan Dayah Bustanul Mu'arif Diduga Ikut Terjual, Siapa Yang Bertanggung Jawab

​Kepala Kemenag Kota Bitung, Yahya Pasiak, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna ganda. Bukan hanya sebagai bentuk syiar Islam yang masif, tetapi juga merupakan manifestasi doa bersama dari para santri dan ulama agar Kota Bitung senantiasa dilimpahi keberkahan, kedamaian, dan terus mengalami kemajuan di masa mendatang.

Diketahui, doa khusus untuk HUT Kota Bitung ke-35 dipimpin oleh KH. Wahab Abdul Ghafur.,LC, yang diikuti dengan khidmat.

​Rangkaian acara inti berjalan lancar, diawali dengan tausiyah penuh makna dari Ustadz Ruslan Dermanto, dilanjutkan dengan dzikir yang dipimpin oleh KH. Mashar Kinontoa, menghadirkan suasana khusyuk. Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib ini berakhir pukul 22.30 WITA, ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah antar seluruh peserta, mengukuhkan ikatan silaturahmi.

​Sistem pengamanan yang ketat juga menjadi kunci sukses acara. Berdasarkan Surat Perintah Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K.,M.H., melalui Kabag Ops KOMPOL KAREL TANGAY.,SH, sebanyak 70 personel gabungan Polres dan Polsek Matuari dikerahkan secara terbuka dan tertutup.

Ditambah dengan dukungan pengamanan swakarsa dari Panji Josua, ormas adat, dan organisasi kemasyarakatan Islam, seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman dan kondusif hingga tuntas. (Kiti)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Timur Tinjau Langsung Pendampingan Pendaftaran Parlinsos di Polsek Nurussalam
Proyek Irigasi P3-TGAI Rp195 Juta di Aceh Tenggara Diduga “Akal-Akalan”, Serobot Lahan Warga & Mutu Fisik Ambrol!
Kasek,Bendahara dan SLTA Bireuen Ikuti Sosialisasi IBC Bank Aceh Syariah
Tos-tosan Menegangkan! Putra Lancang Kembang Tonjong Bungkam UFC Gajah Ayee, NSS Grong-Grong Beri Dukungan
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Maritim Nasional 2026, Bersatu untuk Laut, Berdaulat untuk Indonesia Maju
Camat Peusangan Selatan Lantik Ramadhan dan Hasbi sebagai Keuchik
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 12:29

Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi, Polsek KPS Bitung ‘Ngopi Bareng’ Insan Pers

Rabu, 23 September 2026 - 07:49

Infrastruktur Lemah dan Kemiskinan Ganjal Ekonomi Biru di Simeulue, Denfinal Dorong Reorientasi Kebijakan

Rabu, 23 September 2026 - 07:35

Donni Dituduh Mencuri, Diseret dan Diusir, GRPK Soroti Aksi Main Hakim di Tanah Karo

Selasa, 22 September 2026 - 12:55

BNN Kota Denpasar Hadiri Perpanjangan MoU BNN RI dan Australian Federal Police

Selasa, 22 September 2026 - 12:05

PKB Langsa Bangkit, Struktur DPAC Diperkuat, Target Kursi DPRK Mulai Dibidik

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pakta Integritas dan Pengawasan yang Diuji

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:27