HRD Komit Dukung Pembangunan Bireuen, Fadli Yusuf Jangan Asbun

- Editor

Kamis, 23 Oktober 2025 - 01:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Menyikapi pernyataan anggota DPRK Bireuen dari Partai Nasdem, Fadli M Yusuf yang menyudutkan Anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan Daud (HRD) di salah satu media online, mendapat tanggapan serius dari Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRK Bireuen, Nanda Rizka, S.Pd.i, M.Pd.

Abi Nanda sapaan akrab Nanda Rizka kepada wartawan, Rabu (22/10/2025) menegaskan, Fadly Yusuf jangan asal bunyi (Asbun). Apa yang disampaikan HRD bukanlah bentuk kritik destruktif, melainkan masukan konstruktif dan ajakan untuk berbenah bersama demi kemajuan daerah.

Sebagai wakil rakyat di tingkat nasional, HRD yang juga Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini, memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menyampaikan kondisi objektif yang dihadapi daerah pemilihannya, termasuk Bireuen.

Menurut Abi Nanda, HRD menyoroti keterbatasan kemampuan keuangan daerah semata-mata untuk mengajak pemerintah daerah lebih kreatif mencari sumber pendanaan alternatif, bukan untuk menjatuhkan atau menimbulkan kegaduhan.

Pernyataan HRD sebelumnya yang menekankan agar Pemkab Bireuen tidak hanya mengandalkan APBK sesungguhnya merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap kondisi pembangunan daerah yang semakin menantang di tengah keterbatasan fiskal nasional.

Dalam kapasitasnya sebagai anggota Banggar DPR RI, HRD justru berusaha membuka ruang komunikasi dan peluang program dari pemerintah pusat agar Bireuen tidak tertinggal dibandingkan daerah lain.

“Fadli Yusuf, anda juga punya anggota DPR RI dari Nasdem, juga sama-sama dari Dapil Aceh 2, silakan anda ajak untuk bangun Aceh, khususnya Bireuen, mari sama-sama kita bangun Bireuen lebih baik ke depan, jangan hanya jadi corong Pemerintah Kabupaten Bireuen, tapi tidak bisa menjemput program dari pusat, seperti yang sudah dibawa oleh HRD,” kata Abi Nanda.

Kritik Bukan Berarti Menyerang

Menurut Abi Nanda kritik dan saran yang disampaikan oleh HRD sejatinya merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan representasi rakyat, sebagaimana diatur dalam sistem demokrasi Indonesia.

Dalam konteks tersebut, kritik tidak boleh dimaknai sebagai serangan pribadi atau bentuk penentangan terhadap pemerintah daerah, melainkan sebagai upaya untuk memperkuat sinergi dan mempercepat pembangunan.

Abi Nanda mengatakan bahwa sesuai UU MD3 ini merupakan salah satu fungsi DPR. Selanjutnya berkenaan dengan kebutuhan tersedianya DED dalam usulan program pembangunan adalah mutlak.

Baca Juga:  Lokasi Balai Bibit Ikan Dinas Perikanan Agara di Jadikan Lahan Rumput Ternak

Detail Engineering Design (DED) merupakan syarat mutlak dalam pengajuan usulan program pembangunan karena menjadi dasar teknis yang menjamin kelayakan, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.

DED berisi perencanaan detail dari aspek teknis, struktur, volume pekerjaan, hingga estimasi biaya yang dibutuhkan.

Tanpa DED, usulan program tidak dapat dinilai secara objektif oleh pihak berwenang, sehingga berpotensi ditolak atau tertunda. Dengan adanya DED yang lengkap dan valid, pemerintah daerah dapat memastikan bahwa setiap program yang diusulkan benar-benar siap dilaksanakan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Lebih lanjut politikus PKB, Abi Nanda ini mengatakan bahwa HRD selalu mengedepankan komunikasi yang santun dan terbuka, serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan politik.

Ia berpendapat bahwa kemajuan Bireuen hanya bisa dicapai jika semua pihak berani bersuara jujur mengenai persoalan yang dihadapi daerah, termasuk soal keterbatasan anggaran, efektivitas kebijakan, dan tata kelola pembangunan.

Komitmen HRD: Mendukung Pembangunan Bireuen

Selama ini HRD dikenal sebagai tokoh yang selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh khususnya Bireuen di tingkat nasional.

Sejumlah program pembangunan infrastruktur, seperti jalan, irigasi, jembatan, MCK, Rumah, Rusunawa, Beasiswa, bus sekolah, bantuan untuk pesantren serta berbagai bantuan untuk pemberdayaan masyarakat dan lainnya, telah berhasil diperjuangkannya melalui berbagai kementerian yang bermitra dengan Komisi V, seperti Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dan mitra lainnya.

Berbagai hasil nyata seperti peningkatan infrastruktur jalan lintas, bantuan rumah layak huni, hingga dukungan bagi daerah tertinggal merupakan bukti konkrit bahwa HRD tidak hanya berbicara, tetapi bekerja nyata.
Karena itu, tudingan bahwa pernyataannya menimbulkan kegaduhan adalah keliru dan tidak berdasar.

“Justru, HRD berupaya menyadarkan semua pihak agar tidak terlena dengan kondisi fiskal yang terbatas, dan bersama-sama mencari solusi terbaik untuk masyarakat,” demikian Abi Nanda. (*)

Berita Terkait

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kemeriahan Ganda di Polres Bitung: Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dan Rayakan Ultah Ketua Bhayangkari
​Presiden Buka PENAS XVII di Gorontalo, Hengky Honandar Boyong Kontingen Bitung Demi Sinergi Pangan Nasional
​Hari Bhayangkara ke-80: Polres Bitung Teguhkan Semangat Presisi Lewat Ziarah Pahlawan
Jembatan Enang-Enang: Ketangguhan Masyarakat dan Pelajaran dari Sebuah Struktur
Suku Mayoritas Alas Kecewa pada Peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara, Budaya Lokal Dinilai Hanya Jadi Penonton di Rumah Sendiri
Antusiasme Warga Membludak, HUT Aceh Tenggara ke-52 Dimeriahkan Beragam Kegiatan dan Hadiah Menarik
Jasa Raharja DKI Jakarta berkolaborasi dengan mitra terkait menghadirkan layanan Samsat Keliling dalam kegiatan HBKB
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:25

PT Bintang Sawit Cemerlang Perkuat Akses Warga Lewat Perbaikan Jalan Paya Itik

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:47

Infrastruktur JTTS Permai Terjaga, Hutama Karya Beri Kenyamanan Bagi Pengendara

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42

Seret Nama Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Re-LUN Ungkap Skema Dugaan Suap US$50 Juta Proyek AMI

Senin, 22 Juni 2026 - 14:37

GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena

Senin, 22 Juni 2026 - 11:42

Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas

Senin, 22 Juni 2026 - 10:37

Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:35

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:32

Ir. Iskandar DPRA Semangati 7 Atlit Tarung Derajat Simeulue Lolos Pora

Berita Terbaru

Sosial

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Kamis, 25 Jun 2026 - 07:13