Bitung | Tribuneindonesia.com – Jajaran pimpinan tertinggi Pemerintah Kota Bitung menunjukkan komitmennya dalam mendukung kehidupan beragama dengan menghadiri perayaan Paskah di Wilayah Bitung Satu, Jumat (10/04/26).
Kehadiran Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., didampingi Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos., serta Sekretaris Daerah Rudy Theno, menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial di daerah tersebut.
Momentum sakral ini dimaknai sebagai simbol kebersamaan yang nyata antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, kehadiran para pejabat teras ini dipandang sebagai bentuk dukungan moral terhadap penguatan iman jemaat.
Kehadiran mereka di tengah umat Kristen bukan sekadar formalitas protokoler, melainkan upaya untuk terus berada di tengah-tengah aspirasi dan kehidupan spiritual warga Bitung.
Melalui semangat Paskah, Pemerintah Kota berharap nilai-nilai persaudaraan dan kasih dapat semakin mengakar kuat di hati setiap individu.
Pesan perdamaian dan sukacita menjadi poin utama yang ditekankan, mengingat kerukunan adalah fondasi utama bagi kelangsungan pembangunan daerah.
Persatuan yang terjalin diharapkan mampu menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan kemasyarakatan di masa depan.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan spirit kebangkitan ini sebagai landasan dalam membangun kota.
Visi menuju Bitung yang lebih harmonis, penuh toleransi, dan sejahtera hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang inklusif tanpa memandang perbedaan.
Selain itu semangat Paskah diharapkan menjadi motor penggerak bagi warga untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan bersama.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, ucapan selamat merayakan Paskah disampaikan kepada seluruh umat yang memperingatinya.
Pemerintah Kota Bitung berharap berkat dan kedamaian senantiasa menyertai seluruh warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Perayaan ini pun diakhiri dengan doa bersama untuk kemakmuran dan keamanan wilayah Bitung ke depannya. (Kiti)


















