Harimau Teror Warga di Empat Desa Ketambe, Masyarakat Desak TNGL Turun Tangan

- Editor

Minggu, 5 April 2026 - 02:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIMBUNE INDONESIA| KUTA CANE. – Keresahan mendalam menyelimuti warga di wilayah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Seekor harimau dilaporkan berkeliaran di area pemukiman dan perkebunan yang mencakup empat desa di kecamatan tersebut, memicu ketakutan warga untuk beraktivitas di luar rumah.

Kemunculan satwa predator ini mulai dirasakan warga sejak beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan masyarakat setempat, suara auman harimau terdengar jelas dari arah hutan yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

“Warga di empat desa sekarang sangat was-was. Harimau itu sudah terlihat berkeliaran di sekitar ladang dan dekat rumah. Kami mendengar suaranya sangat dekat, terutama saat malam hari,” ujar salah satu warga setempat, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga:  Peristiwa Dugaan Istri Anggota Polres Bireuen Di rampok Barang Berharga,Ini Jawaban nya 

Kondisi ini menyebabkan aktivitas ekonomi warga, terutama para petani yang bergantung pada hasil kebun di pinggiran hutan TNGL, menjadi lumpuh total. Warga mengaku takut diterkam jika nekat pergi ke ladang.
Masyarakat Ketambe mendesak pihak berwenang, khususnya pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser


(BBTNGL) dan BKSDA Aceh, untuk segera mengambil tindakan pengamanan. Warga berharap petugas segera turun ke lokasi untuk melakukan penghalauan atau evakuasi terhadap harimau tersebut agar tidak terjadi konflik fisik antara manusia dan satwa dilindungi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga di lingkungan masing-masing dan membatasi mobilitas, terutama pada sore dan malam hari, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ***

Berita Terkait

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030
Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir
Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton
BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Polsek Gandapura Gencarkan Patroli KRYD Cegah Karhutla, Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi
Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:34

Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir

Minggu, 27 September 2026 - 07:11

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 13:05

FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama

Sabtu, 26 September 2026 - 12:16

Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama

Sabtu, 26 September 2026 - 06:35

Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:21

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Minggu, 27 Sep 2026 - 08:04

Sosial

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11