Dilepas dengan Tradisi Pedang Pora, Isak Haru Warnai Purna Tugas Empat Personel Polres Bitung

- Editor

Senin, 2 Maret 2026 - 03:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | TribuneIndonesia.comDedikasi tanpa batas yang ditunjukkan oleh sejumlah personel kepolisian di ujung masa dinasnya mendapatkan penghormatan tertinggi, Senin (02/03/26).

Lapangan Upacara Polres Bitung menjadi saksi bisu prosesi pelepasan yang penuh khidmat dan diselimuti suasana haru.

​Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, SIK., MH., hadir secara langsung sebagai inspektur upacara untuk melepas para anggota Polri dan PNS Polri yang telah memasuki masa purna bakti.

Momentum ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bentuk apresiasi institusi terhadap pengabdian panjang para abdi negara tersebut.

​Adapun deretan nama yang mendapatkan penghormatan dalam masa purna tugas ini adalah:


AKP (Purn) Destam Dumat, SH., AKP (Purn) Petrus Katiandagho Lumikis, AKP (Purn) Maksion Makawimbang, serta AIPTU (Purn) Louke Tawaluyan.


Keempatnya telah resmi menuntaskan tanggung jawab profesional mereka sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

​Dalam barisan kehormatan, tampak hadir mendampingi Kapolres yakni Wakapolres Bitung Kompol JH. Daniel Korompis, S.E., serta Ketua Bhayangkari Cabang Bitung.

Kehadiran para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, hingga pengurus Bhayangkari turut menambah kekentalan nuansa kekeluargaan dalam upacara tersebut.

​AKBP Albert Zai dalam amanatnya menekankan bahwa masa pensiun bukanlah titik henti bagi seorang insan bhayangkara untuk berbuat baik.

Sebaliknya, ia memandang masa ini sebagai fase transisi menuju bentuk pengabdian yang berbeda di tengah-tengah lingkungan sosial.

​”Hari ini bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru dalam kehidupan. Kami keluarga besar Polres Bitung menyampaikan terima kasih atas loyalitas, integritas, dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas,”

ungkap Kapolres dengan nada penuh apresiasi.

Baca Juga:  PPP’s Humanitarian Action in Aceh Emphasised as an Expression of National Solidarity

​Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polres Bitung itu menyatakan bahwa jejak langkah para purnawirawan akan selamanya terpatri dalam sejarah institusi.


Pengalaman serta kebijaksanaan yang mereka himpun selama berpuluh tahun diharapkan tetap bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

​Puncak prosesi ditandai dengan tradisi pedang pora, sebuah simbol penghormatan tertinggi dalam tubuh kepolisian bagi mereka yang purna tugas.

Di bawah gerbang pora yang megah, para purnawirawan melangkah dengan tegap, diiringi salam perpisahan dari jajaran Kapolres, Wakapolres, hingga seluruh personel yang hadir.

​Suasana haru tak terelakkan ketika para rekan sejawat memberikan jabat tangan terakhir dan doa tulus bagi para senior mereka.

Momen ini sekaligus menjadi refleksi mendalam mengenai nilai kebersamaan dan ikatan persaudaraan yang begitu kuat di internal Polres Bitung.

​Kapolres juga menyelipkan pesan motivasi bagi personel yang masih aktif agar senantiasa menjaga amanah dalam setiap penugasan.


Ia mengajak seluruh anggota untuk memetik inspirasi dari perjalanan karier para senior yang berhasil menyelesaikan tugas dengan catatan yang baik.


​Upacara ini ditutup dengan harapan agar estafet pengabdian tetap berjalan profesional demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tradisi pelepasan ini sekaligus mempertegas komitmen Polres Bitung dalam menghormati setiap tetes keringat personel yang telah didedikasikan bagi bangsa dan negara. (Kiti)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Timur Tinjau Langsung Pendampingan Pendaftaran Parlinsos di Polsek Nurussalam
Proyek Irigasi P3-TGAI Rp195 Juta di Aceh Tenggara Diduga “Akal-Akalan”, Serobot Lahan Warga & Mutu Fisik Ambrol!
Kasek,Bendahara dan SLTA Bireuen Ikuti Sosialisasi IBC Bank Aceh Syariah
Tos-tosan Menegangkan! Putra Lancang Kembang Tonjong Bungkam UFC Gajah Ayee, NSS Grong-Grong Beri Dukungan
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Maritim Nasional 2026, Bersatu untuk Laut, Berdaulat untuk Indonesia Maju
Camat Peusangan Selatan Lantik Ramadhan dan Hasbi sebagai Keuchik
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 12:29

Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi, Polsek KPS Bitung ‘Ngopi Bareng’ Insan Pers

Rabu, 23 September 2026 - 07:49

Infrastruktur Lemah dan Kemiskinan Ganjal Ekonomi Biru di Simeulue, Denfinal Dorong Reorientasi Kebijakan

Rabu, 23 September 2026 - 07:35

Donni Dituduh Mencuri, Diseret dan Diusir, GRPK Soroti Aksi Main Hakim di Tanah Karo

Selasa, 22 September 2026 - 12:55

BNN Kota Denpasar Hadiri Perpanjangan MoU BNN RI dan Australian Federal Police

Selasa, 22 September 2026 - 12:05

PKB Langsa Bangkit, Struktur DPAC Diperkuat, Target Kursi DPRK Mulai Dibidik

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pakta Integritas dan Pengawasan yang Diuji

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:27