BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Jumat (23/10/2026).
Berdasarkan laporan yang dirilis pukul 13:51 WIB, sejumlah wilayah di Aceh tengah dan masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. BMKG melaporkan bahwa wilayah awal yang terdampak meliputi beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Besar, Pidie, Gayo Lues, dan Aceh Jaya sejak pukul 14:01 WIB.
Selain wilayah-wilayah tersebut, BMKG juga memperingatkan bahwa potensi cuaca buruk ini dapat meluas secara signifikan ke berbagai area lain. Kabupaten Bireuen menjadi salah satu daerah yang masuk dalam radar perluasan dampak, termasuk wilayah Kota Juang, Peusangan, Makmur, Gandapura, Juli, Jangka, Kuala, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, dan Kuta Blang. Perluasan juga mencakup Kota Banda Aceh, Kota Lhokseumawe, hingga Kabupaten Simeulue dan Nagan Raya.
Pihak BMKG memperkirakan bahwa kondisi hujan lebat disertai angin kencang dan petir ini masih akan berlangsung hingga pukul 18:22 WIB. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak, khususnya di kawasan Bireuen dan sekitarnya, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Warga diminta mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkan seperti berkurangnya jarak pandang, jalanan licin, genangan air, hingga potensi pohon tumbang akibat angin kencang saat berkendara atau beraktivitas di luar ruangan.













