BMKG Mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Aceh hingga Sore Ini, Wilayah Bireuen Berpotensi Terdampak Luasan

- Editor

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Jumat (23/10/2026).

Berdasarkan laporan yang dirilis pukul 13:51 WIB, sejumlah wilayah di Aceh tengah dan masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. BMKG melaporkan bahwa wilayah awal yang terdampak meliputi beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Besar, Pidie, Gayo Lues, dan Aceh Jaya sejak pukul 14:01 WIB.

Selain wilayah-wilayah tersebut, BMKG juga memperingatkan bahwa potensi cuaca buruk ini dapat meluas secara signifikan ke berbagai area lain. Kabupaten Bireuen menjadi salah satu daerah yang masuk dalam radar perluasan dampak, termasuk wilayah Kota Juang, Peusangan, Makmur, Gandapura, Juli, Jangka, Kuala, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, dan Kuta Blang. Perluasan juga mencakup Kota Banda Aceh, Kota Lhokseumawe, hingga Kabupaten Simeulue dan Nagan Raya.

Baca Juga:  Soal Penyaluran TPG 2026, Begini Penjelasan Kabid GTK

Pihak BMKG memperkirakan bahwa kondisi hujan lebat disertai angin kencang dan petir ini masih akan berlangsung hingga pukul 18:22 WIB. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak, khususnya di kawasan Bireuen dan sekitarnya, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkan seperti berkurangnya jarak pandang, jalanan licin, genangan air, hingga potensi pohon tumbang akibat angin kencang saat berkendara atau beraktivitas di luar ruangan.

Berita Terkait

Akses Putus Akibat Sungai Alas, Pemkab Agara Mulai Bangun Jalan Darurat Natam-Tanjung
Polres Bireuen Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026: Lawan Arus Jadi Target Utama Penindakan Tegas
Kapolres Bireuen Shalat Jum’at di Masjid Besar Peusangan, Bawa Pesan Kamtibmas kepada Masyarakat
Dukung Penilaian Adipura, Tim KLHK dan DLH Aceh Tenggara Sambangi SMPN 1 Kutacane
Polres Bireuen Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026: Ajak Warga Jadi Pelopor Keselamatan Jalan Raya
Aktivis GRPM Desak Polres Pandeglang Berantas Peredaran Obat Keras Golongan G
Perkuat Sinergitas TNI–Polri, Kapolres Bireuen Hadiri Sertijab Danyonif 113 Jaya Sakti
Tantimin Sukses Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum UPH dengan Predikat Magna Cum Laude
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:50

Penuh Harapan : Harmoni Kebersamaan PWI Simeulue dan Nasir Nurdin di Pelabuhan Sinabang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:06

Kasus Kayu Ilegal di Aceh Singkil Disorot, Kuasa Hukum Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Anak Wakil Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:57

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Bitung Hadiri Peluncuran Program POLIRAN di Ranowulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:36

Night Angel, Band Gothic Metal Asal Batang Kuis yang Bertahan Sejak 1999

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:18

Perkuat Pengawasan dan Pembinaan, Lapas Kelas III Sinabang Terima Kunjongan Silaturahmi Ketua PWI Aceh Bersama Rombongan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:31

Berkunjung ke Simeulue, Ini Harapan ‘Anak Pulau’ kepada Kandidat Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:13

GEGER! DPRK Raja Ampat Kompak Tolak Pemindahan dr. Laura, Bupati Diminta Batalkan Surat Tugas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:53

Kapolres Raja Ampat Perkuat Sinergi dengan Anggota DPR Papua Barat Daya Jamalia Tafalas dan Frangky Umpain

Berita Terbaru