BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) resmi memulai sosialisasi masif menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah 2026. Operasi tertib lalu lintas ini akan digelar serentak di seluruh wilayah Aceh selama 14 hari, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, S.E., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mempersiapkan diri dan melengkapi kelengkapan berkendara. Langkah ini diambil demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di jalan raya.
“Tiga hari menuju Operasi Patuh Seulawah 2026, saatnya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kami mengajak seluruh masyarakat Bireuen untuk tertib. Polisi bersama masyarakat mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan,” ujar AKBP Yulhendri melalui Kasat Lantas pada Jumat (23/10/2026).
Tahun ini, operasi mengusung tema besar yaitu “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”. Fokus utama petugas adalah menindak jenis pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan serta mengganggu ketertiban umum. Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa penindakan di lapangan akan dilakukan secara tegas namun tetap humanis dan profesional, menggunakan kombinasi sistem ETLE (tilang elektronik), tilang konvensional, serta teguran simpatik.
Masyarakat pun diimbau untuk segera memeriksa kembali validitas SIM, STNK, memastikan penggunaan helm standar SNI, serta mengecek kelaikan komponen kendaraan masing-masing sebelum berkendara.










