BANDA ACEH/Tribuneindonesia.com
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Minggu (25/10/2026) sore. Sejumlah wilayah di Aceh dilaporkan berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Berdasarkan estimasi BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 20:05 WIB. Minggu 25 Oktober 2026.
Dalam pembaruan terkini, BMKG memprakirakan dampak cuaca ekstrem ini meluas ke sejumlah wilayah lain. Daerah perluasan tersebut mencakup beberapa kecamatan di Kabupaten Bireuen, termasuk kawasan Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Juli, Kota Juang, Kuala, Jangka, hingga Gandapura. Wilayah lain seperti Bener Meriah, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, dan Kabupaten Simeulue juga masuk dalam daftar siaga perluasan.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak maupun wilayah perluasan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Angin kencang dan hujan lebat berisiko menyebabkan pohon tumbang, papan reklame roboh, serta jarak pandang yang terbatas bagi pengguna jalan.














