Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

- Editor

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mijan Inaku Moputi, saat persiapan mengantarkan bale lo paesa ke pusara Almarhum Indrawati Arsyad. (ft. talia)

Mijan Inaku Moputi, saat persiapan mengantarkan bale lo paesa ke pusara Almarhum Indrawati Arsyad. (ft. talia)

Bitung | Tribuneindonesia.com – ‎Suasana haru dan khidmat menyelimuti kediaman keluarga besar Inaku–Moputi Arsyad saat menggelar doa bersama 40 hari kepulangan Almarhumah Indrawati Arsyad, yang telah berpulang ke rahmatullah pada 30 September 2026 lalu, Minggu (08/11/26).

Acara keagamaan dan adat istiadat tersebut diselenggarakan secara khusus di kediaman keluarga sebagai bentuk penghormatan terakhir yang mendalam bagi Almarhumah.

Rangkaian prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Imam Masjid Al-Jauhar dengan memadukan nilai-nilai keislaman serta kearifan lokal tradisi adat Gorontalo yang sarat makna.

Sebagai bagian dari tradisi adat yang dijalankan, pihak keluarga telah mempersiapkan sebuah struktur adat yang dikenal dengan sebutan Bale lo Paesa atau rumah batu nisan.

Struktur Bale lo Paesa tersebut ditata sedemikian rupa dengan penuh ketelitian, dihiasi aneka pernak-pernik penganan tradisional berupa biskuit yang disusun rapi.

Seluruh sajian penganan dalam Bale lo Paesa tampak semakin semarak dengan sentuhan dekorasi hiasan kertas dengan menggunakan dua warnah, yakni Biru Putih mempercantik tampilannya.

Di dalam rangkaian hiasan adat tersebut, keluarga juga telah menyiapkan sebuah batu penanda khusus yang diambil langsung dari aliran sungai (kuala) melalui ritual dan syarat-syarat tertentu.

Batu penanda sungai tersebut nantinya akan diletakkan di atas pusara Almarhumah Indrawati Arsyad guna menggantikan papan penanda atau paesang yang sebelumnya tertancap di atas Pusaranya.

Baca Juga:  FORKAB Aceh Dorong Figur Muda, Arief Martha Rahadyan Dinilai Layak Perkuat Kabinet

Ritual pembacaan doa dipimpin secara khusyuk oleh para pemuka adat yang juga merupakan pengurus Masjid Al-Jauhar dengan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

‎​Lantunan ayat suci tersebut dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan agar Almarhumah mendapatkan tempat yang paling layak dan mulia di sisi Allah SWT di alam barzakh.

Para tamu undangan yang hadir tampak mengikuti seluruh rangkaian ritual adat yang sakral ini dengan penuh takzim, berbaur bersama untaian doa yang dipanjatkan oleh sang imam.

Di sela-sela jalannya kegiatan ritual, suami Almarhumah yang juga berprofesi sebagai wartawan media online nasional, Lukman Inaku Moputi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh hadirin.

Secara khusus, ia mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada rekan-rekan sesama insan pers dan seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu meringankan langkah.


‎​”Atas nama keluarga kami, selaku suami dari almarhumah, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga buat seluruh tamu undangan, khususnya bagi rekan-rekan media yang telah sudi meringankan langkah di tempat kami,”


tutur Lukman Inaku Moputi yang akrab di sapa Pak. Mijan 

Usai rangkaian pembacaan doa selesai, dilakukan pembagian Baku Hati, (semacam Cindra mata) setelah itu,  rombongan keluarga bersiap mengantar Bale lo Paesa menuju tempat pemakaman umum di wilayah Aertembaga, Kota Bitung, tempat Almarhumah bersemayam. (kiti)

Berita Terkait

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI
LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:54

MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Sabtu, 7 November 2026 - 01:03

LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29