Bitung | Tribuneindonesia.com – Insiden kebakaran kembali mencoreng keamanan kawasan perkotaan di Kota Bitung setelah si jago merah melalap salah satu destinasi kuliner populer, Rumah Makan Rusni, Sabtu (31/10/26).
Peristiwa mengejutkan ini langsung memicu kepanikan warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari bangunan tersebut pada dini hari.
Pemerintah Kota Bitung tidak tinggal diam dan langsung menunjukkan respons cepat tanggap dengan mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran (Damkar) ke titik lokasi.
Di lansir dari Padunet Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, (Kadis Damkar) Kota Bitung, Edij Rudij Ponamon, saat ditemui di lokasi kebakaran menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan.
“Saat menerima laporan, pihak Damkar Kota Bitung bergerak cepat menuju lokasi insiden tersebut dengan menurunkan 3 unit kendaraan pemadam,”
kata Rudij.
Kehadiran petugas yang siaga ini menjadi tumpuan utama dalam upaya melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke bangunan pemukiman warga di sekitarnya.
Setibanya di tempat kejadian perkara, tim Damkar langsung bergerak cekatan berjibaku menjinakkan lidah api yang terpantau semakin membesar dan sulit dikendalikan.
Dalam situasi yang menegangkan itu, warga setempat turut turun tangan bersama petugas pemadam kebakaran untuk saling bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Tidak hanya petugas pemadam, jajaran aparat keamanan dari Tim Resmob Polres Bitung beserta personel Polsek Maesa juga tampak sigap mengamankan area sekitar lokasi kejadian.
Kehadiran aparat kepolisian ini sangat krusial guna menjaga ketertiban umum serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah di jalan raya utama.
Berkat sinergi yang solid antara petugas Damkar Bitung, personel kepolisian, dan partisipasi aktif warga setempat, amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan secara total.
Meskipun kerja keras seluruh pihak mampu mencegah perluasan api, musibah ini tetap menyisakan duka karena sebagian besar bangunan rumah makan tersebut ludes terbakar dan tak dapat diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan awak media, pihak berwenang menyatakan bahwa total kerugian materil yang dialami pemilik usaha masih belum dapat dipastikan.
Selain itu, aparat kepolisian juga masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui secara pasti penyebab utama terjadinya kebakaran hebat trrsebut. (kiti)












