Atap Lapuk Sejak 2006, Ruang Kelas SMPN 3 Gandapura Bireuen Terancam Ambruk

- Editor

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 3 Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, kini dibayangi ancaman keselamatan yang besar. Konstruksi atap sekolah dilaporkan rusak parah dan belum pernah direhabilitasi sejak tahun 2006, sehingga banyak kayu penyangga yang telah lapuk dan rawan patah.

Faktor Bahaya Utama:
• Potensi Ambruk Mendadak: Kayu penopang yang lapuk dikhawatirkan tidak lagi mampu menahan beban material atap, sehingga berisiko roboh sewaktu-waktu dan menimpa siswa serta guru di dalam kelas.

Baca Juga:  PT Kether Coco Bio Diduga Buang Limbah Ilegal di Perkebunan Warga Tanjung Merah

• Ancaman Cuaca Ekstrem: Memasuki musim hujan, kebocoran parah membuat lantai kelas basah dan licin, sekaligus menambah beban basah pada struktur kayu yang mempercepat risiko ambruk.

Kepala SMPN 3 Gandapura, Yusriati, S.Pd., mendesak Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Dinas Pendidikan setempat untuk segera melakukan pemeriksaan teknis dan rehabilitasi darurat sebelum jatuh korban jiwa.

Berita Terkait

Dugaan Jual-Beli Dokumen Lelang, APH Didesak Usut Tuntas Formalitas Surat Dukungan Galian C
Dokter Anak Belum Ada, DPRK Raja Ampat Siap panggil Direkrut RSUD Waisai.
Bersuara Lantang di Gedung Rakyat, Richaed Mamuntu Tuntut Evaluasi Administrasi Kelurahan Soal Lahan Garapan
Ketiadaan Dokter Spesialis Anak di RSUD Waisai Jadi Tanda Tanya, Ferdinan Dimara Sampaikan Harapan Orang Tua
DPRK Raja Ampat Siap Panggil Direktur RSUD Waisai, Pemindahan Dokter Spesialis Anak Dipertanyakan
Strategi Anggaran Maroko 2027: Wujud Visi Berkelanjutan King Mohammed VI demi Kesejahteraan Rakyat hingga Wilayah Sahara
TNI dan Petani Gotong Royong Bersihkan Parit Sawah Pascabanjir di Pante Gajah
Bupati Anwar Sadat Ajak Jamaah Bermunajat di Haul ke-7 Majelis Al-Hidayah, Berharap Kabut Asap Jambi Segera Berakhir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:42

Ustaz Zulfan Usulkan Program POLRI GEMILANG

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:01

Dokter Anak Belum Ada, DPRK Raja Ampat Siap panggil Direkrut RSUD Waisai.

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51

Ketiadaan Dokter Spesialis Anak di RSUD Waisai Jadi Tanda Tanya, Ferdinan Dimara Sampaikan Harapan Orang Tua

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:39

DPRK Raja Ampat Siap Panggil Direktur RSUD Waisai, Pemindahan Dokter Spesialis Anak Dipertanyakan

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:41

Anak Terbaring di RSUD Waisai, Keluarga Keluhkan Ketiadaan Dokter Spesialis Anak

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:46

PEPABRI, TAMPERAK, dan PENA PUJAKESUMA Soroti Banjir Aceh Tamiang: Penebangan Hutan dan Tambang Liar Disinyalir Jadi Pemicu

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:23

Lewat Sosialisasi DASHAT, Pemkot Bitung Perkuat Edukasi Gizi bagi Ibu Hamil dan Keluarga

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:09

Kapolres Aceh Tamiang Jadi Irup di SMKN 2 Karang Baru, Siswa Antusias

Berita Terbaru

TNI dan Polri

Ustaz Zulfan Usulkan Program POLRI GEMILANG

Senin, 19 Okt 2026 - 11:42