BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 3 Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, kini dibayangi ancaman keselamatan yang besar. Konstruksi atap sekolah dilaporkan rusak parah dan belum pernah direhabilitasi sejak tahun 2006, sehingga banyak kayu penyangga yang telah lapuk dan rawan patah.
Faktor Bahaya Utama:
• Potensi Ambruk Mendadak: Kayu penopang yang lapuk dikhawatirkan tidak lagi mampu menahan beban material atap, sehingga berisiko roboh sewaktu-waktu dan menimpa siswa serta guru di dalam kelas.
• Ancaman Cuaca Ekstrem: Memasuki musim hujan, kebocoran parah membuat lantai kelas basah dan licin, sekaligus menambah beban basah pada struktur kayu yang mempercepat risiko ambruk.
Kepala SMPN 3 Gandapura, Yusriati, S.Pd., mendesak Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Dinas Pendidikan setempat untuk segera melakukan pemeriksaan teknis dan rehabilitasi darurat sebelum jatuh korban jiwa.












