TribuneIndonesia
LANGSA – Di tengah kondisi Kota Langsa yang diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Langsa menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat dengan menyiapkan 40.000 masker untuk dibagikan secara gratis kepada warga.
Aksi sosial tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PKB Kota Langsa, Chaidir Toweren, bersama puluhan kader, organisasi Perempuan Bangsa, dan Panji Bangsa. Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan masker kepada masyarakat yang tetap harus menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Pembagian masker menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Masjid Raya Darul Falah Kota Langsa, serta persimpangan lampu merah di depan rumah sakit.

Di lokasi tersebut, para kader menyapa pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, dan pengguna jalan lainnya sebelum menyerahkan masker secara cuma-cuma. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan dan berpotensi terpapar asap.
Kabut asap yang menyelimuti Kota Langsa menjadi perhatian karena dapat mengganggu kenyamanan serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang menghabiskan banyak waktu di jalan raya.
Ketua DPC PKB Kota Langsa, Chaidir Toweren, bersama para kader tidak hanya mengoordinasikan kegiatan, tetapi juga terlibat langsung dalam pembagian masker. Keterlibatan Perempuan Bangsa dan Panji Bangsa turut memperkuat aksi sosial tersebut.
Bagi PKB, kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika warga menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama.
PENGGUNA JALAN APRESIASI KEPEDULIAN PKB
Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengemudi yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian PKB Kota Langsa terhadap kondisi udara yang sedang dihadapi warga.
“Terima kasih banyak kepada Partai PKB Kota Langsa yang sudah prihatin terhadap kondisi Kota Langsa saat ini. Kami sebagai pengguna jalan sangat merasakan kondisi udara yang kurang baik karena asap. Bantuan masker ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian seperti ini sangat dibutuhkan, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas di luar ruangan.

Pengemudi angkutan, pedagang, pekerja lapangan, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya tidak selalu memiliki pilihan untuk menghentikan aktivitas ketika kabut asap muncul. Karena itu, pembagian masker menjadi salah satu bentuk bantuan langsung yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Sebanyak 40.000 masker yang disiapkan DPC PKB Kota Langsa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan keterlibatan kader partai dan organisasi pendukung dalam merespons persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Meski demikian, pembagian masker tetap perlu diiringi langkah penanganan yang lebih luas. Upaya pemadaman sumber kebakaran, pemantauan kualitas udara, serta penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi dampak karhutla.
Masyarakat juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap menebal. Masker yang dirancang untuk menyaring partikel halus dapat membantu mengurangi paparan, tetapi tidak memberikan perlindungan penuh terhadap seluruh zat berbahaya dalam asap.
HADIR DI TENGAH MASYARAKAT
Melalui aksi tersebut, DPC PKB Kota Langsa menegaskan pentingnya kepedulian sosial ketika masyarakat menghadapi persoalan bersama. Kehadiran Chaidir Toweren beserta kader PKB, Perempuan Bangsa, dan Panji Bangsa di tengah pengguna jalan menjadi wujud perhatian terhadap kebutuhan warga.
Di tengah kondisi kabut asap, kolaborasi pemerintah, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen warga sangat dibutuhkan. Selain melindungi kesehatan masyarakat, penanganan sumber kebakaran juga harus menjadi perhatian agar dampak asap tidak terus berlanjut.
Pembagian 40.000 masker ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial PKB Kota Langsa dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik. Harapannya, perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan warga terus menjadi prioritas bersama.
(Wan Atjeh)














