Lewat Sosialisasi DASHAT, Pemkot Bitung Perkuat Edukasi Gizi bagi Ibu Hamil dan Keluarga

- Editor

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi percepatan penurunan stunting demi melahirkan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas, Senin (19/10/26).

​Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pembukaan secara resmi kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang dipusatkan di Kampung Keluarga Berkualitas, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.

​Pemerintah Kecamatan Maesa menggelar kegiatan Sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting ini sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak-anak di wilayah tersebut.

​Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat pemerintah daerah Pemerintah Kota Bitung, perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKB), serta pengurus TP-PKK.

​Turut hadir pula Camat Maesa, Fatmawaty Soleman, S.STP., pimpinan Puskesmas Bitung Barat beserta jajaran tenaga kesehatan, di antaranya Dr. Ir. Khairi Marin Kasim dan Dr. Angela Sofia Sembe.

​Kehadiran para ibu hamil, ibu pemilik bayi dan balita, para tamu undangan, serta masyarakat setempat turut menyemarakkan kegiatan sosialisasi edukatif ini dari awal hingga akhir.

​Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk meningkatkan pemahaman masyarakat secara luas mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga.

​Fokus utama sosialisasi ditujukan bagi sasaran rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak dalam masa pertumbuhan, agar mereka mendapatkan asupan gizi seimbang yang memadai dalam kesehariannya.

​Pemerintah Kecamatan Maesa menegaskan bahwa program ini dirancang sedemikian rupa agar memberikan dampak langsung yang berkelanjutan di tengah kehidupan masyarakat.

​”Melalui kegiatan DASHAT ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya penyediaan makanan sehat dan bergizi sebagai pencegahan stunting. Kami berharap acara ini memberikan manfaat nyata dalam membangun kesadaran tentang pola makan sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta peran aktif keluarga,”

ujar Camatan Maesa Fatmawaty Soleman dalam sambutannya.

​Momentum kegiatan tersebut terasa semakin krusial karena Kelurahan Bitung Timur saat ini tengah membawa nama baik daerah dalam ajang kompetisi bergengsi di tingkat nasional.

​Kelurahan Bitung Timur sedang mengikuti proses penilaian sebagai kelurahan bebas stunting hingga tingkat nasional, sehingga dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan.

​Pemerintah kecamatan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas partisipasi aktif seluruh pihak yang berkolaborasi menyukseskan program prioritas nasional ini.

​Melalui hadirnya Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas, Kota Bitung optimistis dapat menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman stunting.

​Sementara itu, Wali Kota Bitung, Hengky Honandae, S.E, diwakili Asisten III, Drs. K.W. Benny Lontoh, M.A., membuka acara secara resmi sekaligus menyampaikan arahan strategis dari pemerintah daerah.

​Dalam sambutannya saat membuka acara, Wali Kota Bitung melalui Asisten III menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan program tersebut.


​Wali Kota menegaskan bahwa DASHAT diposisikan sebagai wadah penting untuk mentransfer pengetahuan pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi kelompok paling rentan yaitu ibu hamil, bayi, dan balita.


​Wali Kota Bitung menekankan bahwa esensi utama dari program DASHAT bukan sekadar aksi pembagian pangan semata, melainkan pusat edukasi bagi masyarakat luas.


​”Pada prinsipnya, kegiatan DASHAT bukan sekadar program penyediaan makanan, tetapi juga merupakan sarana edukasi bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, para ibu diharapkan memperoleh pengetahuan tambahan tentang cara mengatur pola makan, memilih bahan pangan yang sehat, serta menyusun menu bergizi bagi diri sendiri, anak-anak, dan keluarga,”


tegas Wali Kota Bitung.

​Lebih lanjut, edukasi pemenuhan gizi pada masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak disoroti sebagai pilar utama pencegahan stunting di tingkat keluarga.

Baca Juga:  ​Hadiri Peresmian Taman Trikora, Pemkot Bitung Ajak Warga Rawat Ikon Sejarah Kemaritiman

​Benny menguraikan bahwa gizi ibu hamil berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan janin, sementara gizi seimbang pada bayi dan balita menentukan optimalnya tumbuh kembang anak agar terhindar dari risiko gangguan pertumbuhan.

​Mengenai penyediaan pangan bergizi, Pemerintah Kota Bitung mengingatkan masyarakat bahwa konsumsi makanan sehat tidak identik dengan biaya yang mahal.

​Berbagai potensi pangan lokal yang melimpah dan terjangkau di sekitar seperti sayuran, ikan, telur, kacang-kacangan, hingga umbi-umbian dapat diolah menjadi sajian berimbang, dengan tetap memperhatikan kualitas kandungan gizi, kebersihan, serta panduan dari narasumber dan tenaga kesehatan.

​Pemerintah Kota Bitung memastikan akan terus berinvestasi pada peningkatan pelayanan kesehatan, pemberdayaan keluarga, serta penguatan peran kader PKK dan Posyandu secara berkelanjutan.

​Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif orang tua untuk mempraktikkan secara langsung pola makan sehat di dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari.

​Mengakhiri narasi arahannya, Asisten III Benny Lontoh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengentaskan permasalahan stunting secara menyeluruh.


​”Keberhasilan upaya ini membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga dan masyarakat. Dengan kebersamaan, kepedulian, serta komitmen yang kuat, kita dapat mewujudkan generasi Kota Bitung yang sehat, cerdas, dan berkualitas,”


tutup Wali Kota Bitung melalui Asisten III secara resmi.

​Di sisi lain, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bitung, melalui Ketua Pokja VI terus memantapkan peran strategisnya dalam mendampingi masyarakat guna mengakselerasi penurunan angka stunting.

​Hal tersebut ditegaskan dalam rangkaian kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dan penguatan Kampung Keluarga Berkualitas yang diselenggarakan di Kelurahan Bitung Timur tersebut.

​Upaya pencegahan stunting disadari memerlukan keterlibatan aktif dan kolaborasi sinergis dari segenap elemen daerah tanpa terkecuali.

​Langkah-langkah preventif yang konkrit dapat dimulai dari hal sederhana namun mendasar, seperti pemeriksaan rutin ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita di Posyandu setiap bulan, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan yang dilanjutkan MP-ASI bergizi, hingga menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi keluarga.

​Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pokja IV sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kota Bitung menginstruksikan seluruh kader hingga ke tingkat lingkungan untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi warga.


​”Sepuluh Program Pokok PKK memiliki keterkaitan erat dengan upaya peningkatan kesehatan keluarga. Oleh karena itu, peran kader di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan sangat penting, terutama dalam memberikan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan perhatian khusus,”


tegasnya.

​Kegiatan ini juga menjadi sarana krusial untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi penilaian lomba kelurahan bebas stunting tingkat nasional.

​Penilaian nasional tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan meraih prestasi, tetapi diposisikan sebagai wadah evaluasi dan motivasi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta inovasi praktik baik di lapangan.

​Pihak TP-PKK menekankan bahwa keberhasilan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh merupakan tanggung jawab kolektif.

​Penanganan masalah gizi dan pencegahan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau tenaga kesehatan semata, melainkan menuntut kepedulian serta kebersamaan seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan.

​Rangkaian kegiatan edukatif tersebut ditutup dengan ajakan optimis untuk terus menggelorakan budaya hidup sehat di tengah keluarga.

​Momen kebersamaan di Kelurahan Bitung Timur ini akhirnya ditutup secara manis melalui sebuah pantun: “Pergi ke pasar membeli ikan, ikan dibawa bersama pepaya; Mari cegah stunting kita galakkan, demi generasi sehat dan berjaya.” (kiti)

Berita Terkait

PEPABRI, TAMPERAK, dan PENA PUJAKESUMA Soroti Banjir Aceh Tamiang: Penebangan Hutan dan Tambang Liar Disinyalir Jadi Pemicu
Kapolres Aceh Tamiang Jadi Irup di SMKN 2 Karang Baru, Siswa Antusias
Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2026 Ditutup, UMKM dan Mama-Mama Lokal Ikut Meriahkan WTC
200 Liter Cap Tikus Dimusnahkan, Warga Waisai Minta Peredaran Miras Ilegal Ditelusuri
Hadiri Penutupan Maulid Arbain di Markas Al Haudh, Pemkot Bitung Serukan Semangat Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran
GRPK Laporkan Dugaan Penjualan Tanah Urukan Proyek badan Jalan,di Desa Paya Gambar ke ditreskrimsus Polda Sumut
Tindak Lanjuti Arahan Kapolda, Kapolres Bitung Pantau Penyebaran Pertalite dan Amankan SPBU
Melestarikan Budaya, Memperkuat Persaudaraan: Dialog Kebudayaan Subulussalam Harapkan Program Berkelanjutan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:46

PEPABRI, TAMPERAK, dan PENA PUJAKESUMA Soroti Banjir Aceh Tamiang: Penebangan Hutan dan Tambang Liar Disinyalir Jadi Pemicu

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:23

​Tinjau Lokasi Kebakaran di Pateten Satu, Wali Kota Bitung Instruksikan Penanganan Cepat untuk Korban

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:23

Lewat Sosialisasi DASHAT, Pemkot Bitung Perkuat Edukasi Gizi bagi Ibu Hamil dan Keluarga

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:09

Kapolres Aceh Tamiang Jadi Irup di SMKN 2 Karang Baru, Siswa Antusias

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:45

Ribuan Warga Padati Malam Resepsi HUT ke-25 Kota Langsa, Fahmil Arabi dan Opick Meriahkan Panggung Hiburan

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:19

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Langsa Dra. Suhartini,M.Pd: Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, KBM Tatap Muka di Langsa Dialihkan ke Daring

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:09

Kemukiman Geudong Kembali Rebut Juara Umum MTQ ke-38 Kota Juang Bireuen

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:01

200 Liter Cap Tikus Dimusnahkan, Warga Waisai Minta Peredaran Miras Ilegal Ditelusuri

Berita Terbaru