Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Langsa Dra. Suhartini,M.Pd: Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, KBM Tatap Muka di Langsa Dialihkan ke Daring

- Editor

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa, Aceh, Tribuneindonesia.com– Pemerintah Kota Langsa mengambil langkah antisipatif terhadap dampak kabut asap yang menyebabkan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Demi menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik serta tenaga pendidik, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada jenjang PAUD/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan sederajat dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring, Senin (19/10/2026).

 

Kebijakan tersebut berlaku mulai Senin, 19 Oktober 2026 hari ini hingga Senin, 26 Oktober 2026, atau sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara.

 

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd., menyampaikan bahwa kebijakan tersebut menindak lanjuti arahan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, yang merupakan langkah antisipasi untuk melindungi warga sekolah dari dampak buruk paparan kabut asap.

 

“Keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Dengan kondisi kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat, untuk sementara pembelajaran tatap muka dialihkan menjadi pembelajaran daring selama sepekan. Selanjutnya, kebijakan ini akan dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara,” ujar Suhartini.

 

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan PJJ, kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah masing-masing melalui platform digital, seperti WhatsApp Group, Google Classroom, maupun Zoom Meetings. Jadwal pelajaran disampaikan oleh wali kelas melalui grup kelas, sedangkan absensi peserta didik tetap dilaksanakan setiap pagi secara digital sesuai arahan masing-masing sekolah.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah Serentak di Deli Serdang, Ribuan Warga Sambut Antusia

 

Suhartini juga mengimbau para orang tua agar memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah, membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah, serta memperbanyak minum air putih.

 

“Kami meminta dukungan orang tua untuk memastikan anak-anak tetap berada di rumah selama pembelajaran daring, menghindari aktivitas di luar ruangan, dan menjaga kondisi kesehatan. Apabila terpaksa keluar rumah, anak-anak diharapkan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan kabut asap,” tambahnya.

 

Terkait pelaksanaan tugas tenaga pendidik, kehadiran guru akan disesuaikan dengan kondisi kualitas udara dan kebutuhan pembelajaran. Guru dapat bekerja dari sekolah (Work from School) untuk memfasilitasi pembelajaran daring apabila diperlukan, atau bekerja dari rumah (Work from Home) apabila kondisi kabut asap terlalu pekat dan membahayakan perjalanan.

 

Pihak sekolah juga diminta terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan dinas terkait. Informasi mengenai dimulainya kembali pembelajaran tatap muka akan disampaikan setelah kondisi kualitas udara dinilai aman.

 

Pemerintah Kota Langsa mengajak seluruh satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah antisipasi tersebut serta mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara dan kebijakan pembelajaran selanjutnya.**Linda

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Malam Resepsi HUT ke-25 Kota Langsa, Fahmil Arabi dan Opick Meriahkan Panggung Hiburan
Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2026 Ditutup, UMKM dan Mama-Mama Lokal Ikut Meriahkan WTC
200 Liter Cap Tikus Dimusnahkan, Warga Waisai Minta Peredaran Miras Ilegal Ditelusuri
CFD Spesial HUT ke-25 Kota Langsa Meriah, Hadirkan Hiburan, UMKM hingga Pangan Murah.
Kreativitas Tenant UMKM Berbuah Prestasi, Disperindagkop Langsa Raih Juara II
Gerakan Deli Serdang Mengaji, Ujian Konsistensi Pembinaan Umat
Semarak HUT ke-25 Kota Langsa: Luncurkan Nikah Gratis, Sabet Rekor MURI, hingga Santuni Ribuan Anak Yatim
HUT ke-25 Kota Langsa, Momentum Bangkit dan Perkuat Kepedulian Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:37

Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2026 Ditutup, UMKM dan Mama-Mama Lokal Ikut Meriahkan WTC

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:01

200 Liter Cap Tikus Dimusnahkan, Warga Waisai Minta Peredaran Miras Ilegal Ditelusuri

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:57

Bentengi Generasi Muda, Kapolres Bireuen Ajak Pelajar SMAN 1 Jauhi Narkoba hingga Pinjol Ilega

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:53

Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Polres Bireuen Gelar Gotong Royong di Masjid Baitul Izzah

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:14

JANJI PANSUS ASET DPRD KOTA JAMBI DITAGIH! PERY: JANGAN CUMA JANJI-JANJI

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:30

Daun Sirsak dan Potensi Manfaatnya bagi Kesehatan, Benarkah Bisa Menurunkan Gula Darah hingga Melawan Kanker?

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:57

Pimpin Rapat Konsolidasi DPC PKB Bireuen, HRD Tekankan Penguatan DPAC hingga DPRT

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08

Kapolres Bireuen Gelar Minggu Kasih di Gereja Methodist, Ajak Jemaat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Perangi Judi Online

Berita Terbaru