Tomohon | Tribuneindonesia.com – Satu kemenangan gemilang mengantar PS Manado U-13 melangkah ke panggung nasional, Kamis (08/10/26).
Bermain di Lapangan Rindam Tomohon, skuad berjersi merah menang telak 7–0 melawan Cendrawasih Gorontalo U-13, sekaligus mengunci tiket ke babak delapan besar Piala Soeratin U-13 2026 yang akan digelar di IKN, Kalimantan Timur.
Tujuh gol tanpa balas bukan sekadar angka itu bukti permainan yang rapi, tajam, dan penuh semangat dari anak-anak. Sepanjang laga, mereka tampil percaya diri, saling bekerja sama, dan terus menekan pertahanan lawan. Hasil ini membawa harum nama Sulawesi Utara.
Pembina PS Manado, Hengky Kawalo, S.E, menyampaikan rasa syukurnya
“Puji syukur kepada Tuhan. Capaian ini buah kerja keras anak-anak, pelatih, ofisial, serta dukungan luar biasa dari para orang tua dan masyarakat. Kami tak hanya mengejar hasil, tapi membangun karakter dan masa depan sepak bola daerah. Delapan besar di IKN baru permulaan. Tetap rendah hati, tetap berjuang, dan bawalah nama Sulut dengan bangga.”
Tutur Kawalo.
Sementara itu, Kepala Pelatih Joan Saneti Boham pengagum berat Inter Milan menyampaikan
“Seperti tim kesayangan saya Inter Milan, sepak bola adalah soal keberanian, jiwa, dan kesetiaan. Anak-anak hari ini membuktikannya. Skor 7–0 menunjukkan betapa mereka ingin memberi yang terbaik. Namun perjalanan belum selesai. Lawan di IKN akan jauh lebih kuat, dan kami siap menghadapinya.”
Pungkas Boham.
Kegembiraan tak hanya dirasakan di lapangan. Para ofisial dan orang tua yang hadir tampak haru dan bersyukur. Tepuk tangan dan senyum tulus menyambut setiap gol, bukti bahwa kebersamaan yang terjalin di PS Manado sama indahnya dengan kemenangan itu sendiri.
Kini mata seluruh Sulawesi Utara tertuju ke arah mereka. Di IKN nanti, lawan akan datang dari berbagai penjuru negeri dengan kekuatan yang tak bisa diremehkan.
Namun satu hal sudah pasti, PS Manado U-13 tidak pergi sendirian. Di pundak mereka, ada doa dan harapan seluruh daerah. (Raf)













