Kebakaran Hutan Kofiau Sudah 3 Minggu, Anggota DPRP PBD Frangky Umpain Minta Pemerintah Bergerak

- Editor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Warga: Hutan Deer, dalam kondisi terbakar kurang lebih 3 minggu.

 

RAJA AMPAT – TRIBUNEINDONESIA.COM – Kebakaran hutan di Kampung Deer, Distrik Kofiau, Kabupaten Raja Ampat, dilaporkan masih berlangsung hingga memasuki pekan ketiga.

 

Kondisi tersebut mendapat perhatian Anggota DPRP Provinsi Papua Barat Daya dari Kelompok Khusus Daerah Pengangkatan Kabupaten Raja Ampat, Frangky Umpain.

Frangky meminta Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat segera memberikan perhatian terhadap kondisi kebakaran yang terjadi di wilayah Kofiau.

Menurut Frangky, informasi mengenai kebakaran tersebut telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Ia juga menyebut pihaknya telah berupaya menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat Daya.

“Berkenaan dengan informasi masyarakat bahwa hingga saat ini masih terjadi kebakaran hutan, bersamaan dengan ini kami mohon perhatian pemerintah daerah untuk penanganan kebakaran yang terjadi di Kofiau,” kata Frangky dalam komunikasinya kepada Wakil Bupati Raja Ampat.

Frangky juga menyampaikan bahwa pada malam sebelumnya pihaknya telah menghubungi BNPB Provinsi terkait kondisi kebakaran tersebut.

Baca Juga:  DARI PEKARANGAN KE LUMBUNG: TAMBULAPOT ANGGUR JUPITER BUKTI KOLABORASI KETAHAN PANGAN SIMEULUE

Menanggapi laporan itu, Wakil Bupati Raja Ampat menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah meneruskan informasi tersebut kepada BNPB.
“Tadi kami sudah laporkan ke BNPB,” ujar Wakil Bupati Raja Ampat.

Frangky kemudian menyampaikan apresiasi atas respons tersebut dan berharap laporan mengenai kebakaran di Kofiau dapat segera ditindaklanjuti.

Bagi Frangky, kondisi kebakaran yang berlangsung selama hampir tiga minggu membutuhkan perhatian serius, terutama karena lokasi kebakaran berada di wilayah kampung dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila api terus meluas.

Sebagai putra asal Kofiau, Frangky tidak hanya menerima laporan masyarakat, tetapi turut menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah agar penanganan dapat segera dilakukan.

 

Ia juga meminta BPBD Provinsi Papua Barat Daya berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Kebakaran di Kampung Deer sendiri sebelumnya telah menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga dilaporkan terus melakukan kewaspadaan karena api masih terlihat di sejumlah kawasan hutan.

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Kofiau Mengancam Puskesmas Deer, Kepala Distrik Pimpin Warga Berjaga Malam
Geger! Dugaan Pelajar SMA Beli Miras di Lorong Masjid Agung Waisai, Warga Desak Polisi Turun Tangan
Cegah Kejahatan, Polres Bitung Masuk Sekolah Lewat Polsama
Tata Kelola Disorot, Kantor Gampong Paya Metah Diduga di Rumah Pribadi Datok, Sapi Bantuan Pertamina Dijual Untuk Beli Tanah
Bank Aceh Catat Pertumbuhan Kinerja Positif hingga Kuartal III 2026
“Abdul Azis Masuk KPU Raja Ampat, Resmi Gantikan Anggota PAW Periode 2023–2028”.
Dua Mesin Jagung dan Arti Pengabdian Para Pensiunan
Rayakan HUT ke-27, Bireuen Gelar Funwalk Massal Akhir Pekan Ini!
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:38

Kebakaran Hutan Kofiau Sudah 3 Minggu, Anggota DPRP PBD Frangky Umpain Minta Pemerintah Bergerak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:55

Geger! Dugaan Pelajar SMA Beli Miras di Lorong Masjid Agung Waisai, Warga Desak Polisi Turun Tangan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:45

Tata Kelola Disorot, Kantor Gampong Paya Metah Diduga di Rumah Pribadi Datok, Sapi Bantuan Pertamina Dijual Untuk Beli Tanah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:39

Hampir 3 Minggu Api Tak Padam, Warga Deer Kofiau Cemas Puskesmas dan Permukiman Dilahap Si Jago Merah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:19

TNI AD Kembangkan Organisasi, Dua Kodam Baru Dibentuk di Wilayah Nusa Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34

Bongkar Peredaran Miras Antarpulau! 170 Liter Miras Lokal Ditemukan di Kapal Perintis Misool

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:13

Kepala BLUD UPTD Raja Ampat Apresiasi Festival Pesona Raja Ampat, Dorong Promosi Wisata dan Ekonomi Mama-Mama Papua

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:33

“Bukan Sekadar Festival! BLUD UPTD Raja Ampat Bidik Pasar Wisatawan, Dorong Pesona Raja Ampat Mendunia dan Ekonomi Mama-Mama Papua”.

Berita Terbaru

Kapolsek Aertembaga, AKP Denny Stenly Tampenawas, S.Sos., S.H., Sosialisasikan
‎gerakan POLSAMA (Polisi Bersama Masyarakat) dengan menyambangi Para siswa. (ft. Dok. Istimewa)

Hukum dan HAM

Cegah Kejahatan, Polres Bitung Masuk Sekolah Lewat Polsama

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:07