Geger! Dugaan Pelajar SMA Beli Miras di Lorong Masjid Agung Waisai, Warga Desak Polisi Turun Tangan

- Editor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Foto Ilustrasi miras ilegal

Foto Ilustrasi miras ilegal

RAJA AMPAT – TRIBUNEINDONESIA.COM – Dugaan adanya aktivitas penjualan minuman keras (miras) di sekitar rumah tingkat yang berada di lorong dekat Masjid Agung Waisai, Kabupaten Raja Ampat, mendapat sorotan warga.

Sorotan tersebut mencuat setelah seorang pengguna media sosial Facebook menyampaikan keluhan dan meminta jajaran Polres Raja Ampat melakukan pengecekan terhadap lokasi yang disebut menjadi tempat anak-anak sekolah membeli minuman keras.

Dalam unggahannya, akun Facebook atas nama Luxy Maya meminta perhatian Kapolres Raja Ampat agar memerintahkan anggotanya memeriksa lokasi tersebut.

“Pak Kapolres Raja Ampat, tolong suruh anggota untuk lihat penjual miras yang di lorong Masjid Agung, kos tingkat. Terlalu banyak anak-anak SMA yang beli minuman keras di tempat itu,” demikian isi keluhan yang diunggah di media sosial.

 

Warga tersebut juga mengingatkan agar persoalan tersebut tidak dibiarkan karena dinilai dapat berdampak terhadap generasi muda di Raja Ampat.

 

Menurutnya, penertiban penjualan minuman keras perlu menjadi perhatian aparat penegak hukum, terlebih Raja Ampat dikenal sebagai daerah tujuan pariwisata.

 

“Ini jika tidak ada tindakan, ini akan merusak generasi muda Raja Ampat. Mohon niat baiknya, Pak Kapolres,” tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari sejumlah pengguna Facebook lainnya. Bahkan, kolom komentar berkembang menjadi perdebatan mengenai dugaan peredaran miras di sejumlah lokasi di Waisai.

Akun Luna Kaburu, misalnya, meminta agar pelaporan tidak hanya ditujukan kepada satu pihak.

Baca Juga:  Dandim 0204/DS Tegaskan Loyalitas Prajurit Lewat Tradisi Pindah Satuan

“Lapor itu semua, jangan cuma satu orang saja. Bukan hanya masyarakat saja yang jual, ada anggota juga,” tulisnya.

Sementara akun Yanti Koten turut mempertanyakan lokasi yang dilaporkan dan menyebut masih terdapat sejumlah tempat lain yang diduga menjual minuman keras.

“Jangan cuma lapor yang di situ saja. Banyak yang jual. Itu bukan di samping masjid yang jual, yang di depan polisi punya mata, kamu tidak lapor,” tulisnya dalam kolom komentar.

Perdebatan tersebut menunjukkan keresahan sebagian pengguna media sosial mengenai dugaan peredaran miras di Waisai.

 

Hingga kini, komentar-komentar tersebut masih berupa laporan dan tudingan warga di media sosial yang belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen.

Sedikitnya sekitar 40 komentar disebut mencuat dalam unggahan tersebut dengan beragam tanggapan.

Warga pun meminta Polres Raja Ampat tidak hanya menunggu laporan, tetapi melakukan pengecekan terhadap lokasi yang disebut dalam unggahan tersebut apabila memang terdapat indikasi penjualan minuman keras, terlebih jika benar terdapat pelajar yang membeli atau mengonsumsi miras.

Penertiban juga dinilai penting untuk menjaga ketertiban umum dan memberikan perlindungan terhadap anak-anak serta remaja di Kabupaten Raja Ampat.

Catatan: Sampai berita ini ditulis, dugaan penjualan miras di lokasi tersebut belum terverifikasi melalui keterangan resmi pihak kepolisian.

Karena itu, informasi mengenai lokasi, penjual maupun keterlibatan pelajar masih merupakan klaim/keluhan warga di media sosial dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari aparat berwenang.

Berita Terkait

Cegah Kejahatan, Polres Bitung Masuk Sekolah Lewat Polsama
Tata Kelola Disorot, Kantor Gampong Paya Metah Diduga di Rumah Pribadi Datok, Sapi Bantuan Pertamina Dijual Untuk Beli Tanah
Bank Aceh Catat Pertumbuhan Kinerja Positif hingga Kuartal III 2026
“Abdul Azis Masuk KPU Raja Ampat, Resmi Gantikan Anggota PAW Periode 2023–2028”.
Dua Mesin Jagung dan Arti Pengabdian Para Pensiunan
Rayakan HUT ke-27, Bireuen Gelar Funwalk Massal Akhir Pekan Ini!
Hampir 3 Minggu Api Tak Padam, Warga Deer Kofiau Cemas Puskesmas dan Permukiman Dilahap Si Jago Merah
Pordasi Equestrian Aceh Dikukuhkan, Vira Wiara Targetkan Olahraga Berkuda Naik Kelas
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:55

Geger! Dugaan Pelajar SMA Beli Miras di Lorong Masjid Agung Waisai, Warga Desak Polisi Turun Tangan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:23

“Abdul Azis Masuk KPU Raja Ampat, Resmi Gantikan Anggota PAW Periode 2023–2028”.

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:39

Hampir 3 Minggu Api Tak Padam, Warga Deer Kofiau Cemas Puskesmas dan Permukiman Dilahap Si Jago Merah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34

Bongkar Peredaran Miras Antarpulau! 170 Liter Miras Lokal Ditemukan di Kapal Perintis Misool

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:13

Kepala BLUD UPTD Raja Ampat Apresiasi Festival Pesona Raja Ampat, Dorong Promosi Wisata dan Ekonomi Mama-Mama Papua

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:33

“Bukan Sekadar Festival! BLUD UPTD Raja Ampat Bidik Pasar Wisatawan, Dorong Pesona Raja Ampat Mendunia dan Ekonomi Mama-Mama Papua”.

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:53

Polres Raja Ampat Serbu Tiga Markas TNI, Bawa Tumpeng HUT ke-81: TNI-Polri Bersatu Jaga Kedaulatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:11

Serah Terima Jabatan Sekretaris Diskominfo Bitung, Altin Tumengkol Apresiasi Pejabat Lama

Berita Terbaru

Kapolsek Aertembaga, AKP Denny Stenly Tampenawas, S.Sos., S.H., Sosialisasikan
‎gerakan POLSAMA (Polisi Bersama Masyarakat) dengan menyambangi Para siswa. (ft. Dok. Istimewa)

Hukum dan HAM

Cegah Kejahatan, Polres Bitung Masuk Sekolah Lewat Polsama

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:07