Padi 15 Ton dan Tawaran Teknologi dari Negeri Tirai Bambu

- Editor

Rabu, 23 September 2026 - 00:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesi.com I Medan-Angka 15 ton padi per hektar meluncur dari meja pertemuan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan. Song Jianming, pelaksana tugas konsulat jenderal, menyebut capaian sejumlah daerah di negerinya saat berbincang dengan dr. Asri Ludin Tambunan pada Selasa, 22 September 2026. Tawaran teknologi pertanian itu muncul ketika pemerintah daerah mencari mitra investasi dan cara meningkatkan produksi pangan.

diplomatik. ada kepentingan ekonomi yang mengiringinya. investasi asing, alih teknologi, serta kemungkinan membuka kembali hubungan antar kota yang pernah dijalin dengan Shanwei. namun, angka produktivitas padi yang disebut pejabat Tiongkok itu masih berupa gambaran umum. belum ada rincian mengenai jenis varietas, kondisi tanah, penggunaan pupuk, sistem irigasi, atau biaya produksi yang menopangnya.

dr. Asri Ludin Tambunan datang membawa tawaran kerja sama. Pemerintah daerah menyatakan terbuka terhadap investasi asal Tiongkok, baik di sektor pertanian maupun bidang lain yang dinilai menguntungkan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan setelah kunjungan perwakilan investor dari Qingyuan, Provinsi Guangdong, beberapa hari sebelumnya.

hubungan ekonomi tersebut kini berhadapan dengan pertanyaan yang lebih teknis. teknologi seperti apa yang hendak dibawa, siapa yang akan mengelolanya, serta seberapa jauh petani setempat dapat menggunakannya tanpa bergantung terus-menerus pada pihak luar.

Song menyatakan konsulat siap menghubungkan daerah ini dengan kota-kota di Tiongkok yang mempunyai keunggulan pertanian. Ia menawarkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas padi, termasuk pengelolaan lahan air payau. Penjelasan itu memperluas cakupan kerja sama, dari produksi sawah hingga kemungkinan pemanfaatan lahan dengan kadar garam tinggi.

Baca Juga:  Pemkab Deli Serdang Tangani 454 RTLH di 22 Kecamatan

akan tetapi, keberhasilan teknologi di suatu daerah tidak otomatis dapat dipindahkan ke wilayah lain. Perbedaan kualitas tanah, ketersediaan air, pola tanam, biaya tenaga kerja, serta kemampuan petani menjadi faktor yang menentukan hasil. angka produksi tinggi membutuhkan pembuktian melalui uji coba dan data yang dapat diperiksa.

Pembicaraan juga menyentuh hubungan dengan Kota Shanwei. Kerja sama yang pernah dijalin pada masa Amri Tambunan hendak dilihat kembali sebagai kemungkinan jalur pertukaran pengetahuan, teknologi, dan hubungan antardaerah.

Song tidak membatasi calon mitra hanya pada Shanwei. Konsulat akan membantu mencari daerah Tiongkok yang sesuai dengan kebutuhan wilayah ini. Posisi strategis kawasan, termasuk keberadaan Bandara Internasional Kualanamu, disebut sebagai salah satu pendukung hubungan ekonomi dan kunjungan antardaerah.

Gagasan sister city pun mengemuka. namun, hubungan antarkota tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan atau kunjungan pejabat. manfaatnya bergantung pada bentuk program, sumber pendanaan, target kerja, serta mekanisme evaluasi yang disepakati oleh kedua pihak.

Pemerintah daerah perlu menguji apakah tawaran teknologi pertanian tersebut menjawab persoalan yang dihadapi petani. Produktivitas bukan satu-satunya ukuran. Biaya produksi, pendapatan petani, keberlanjutan sumber air, dan akses terhadap pasar ikut menentukan hasil akhir.

Pertemuan di Konsulat Jenderal RRT itu dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah, jajaran konsulat, serta tokoh masyarakat Tionghoa, Ali Jhonsen. dari meja diplomasi, tawaran investasi telah disampaikan. Tahap berikutnya adalah membuktikan apakah teknologi yang ditawarkan mampu bekerja di lahan setempat, memberikan manfaat bagi petani, dan menghasilkan kerja sama yang dapat diukur.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat
Peringati HUT ke-73 KPU Bitung, Pemkot Dorong Penguatan Demokrasi dan Beri Santunan Anak Yatim
Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan
Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya
Sambut Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Wali Kota Bitung Harap Kelurahan Girian Weru Dua Raih Prestasi Tertinggi
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29