Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api

- Editor

Selasa, 22 September 2026 - 03:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ist: Keterangan Warga- Pemadaman sudah dilakukan masyarakat, tetapi belum mampu memadamkan api secara utuh. Masih ada titik asap. Ketika siang hari angin kencang, titik asap itu kembali menyala. 

 

 

RAJA AMPAT – TribuneIndonesia.com – Kebakaran hutan yang terjadi di Kampung Samate, Distrik Salawati Utara, Kabupaten Raja Ampat, hingga Selasa, 22 September 2026, belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Dalam sebuah video berdurasi 2 menit 5 detik yang diterima media ini, terlihat sejumlah warga Samate berupaya memadamkan api yang telah menyebar di sejumlah titik.

Dengan peralatan seadanya, warga membentuk tim kecil untuk mencari dan mengantisipasi titik-titik api yang berpotensi kembali menyala.

Berdasarkan keterangan warga dalam rekaman audiovisual tersebut, pembentukan tim kecil dilakukan atas arahan Anggota DPRK Raja Ampat, Islawati Sabale, yang merupakan warga Kampung Samate.

“Jadi kami bentuk tim kecil untuk mencegah potensi api yang menyebar,” ujar warga dalam rekaman video tersebut.

Warga menjelaskan, tim tersebut secara khusus bergerak mencari titik-titik api yang masih berpotensi menyala kembali.

Upaya itu dilakukan setelah kebakaran berlangsung kurang lebih selama satu minggu.
“Tim kecil ini diutus langsung oleh Anggota DPRK Raja Ampat asal Partai Demokrat,” ungkap warga tersebut.

Baca Juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat, Waisai dan Sejumlah Wilayah Raja Ampat Berpotensi Terdampak

 

Menurut warga, tim mulai bergerak pada 16 September 2026 untuk menyisir lokasi dan mencari titik api yang berpotensi kembali membesar.
Hingga Selasa, 22 September 2026, warga mengaku masih belum berhasil memadamkan seluruh titik api yang telah menyebar.

 

Kondisi tersebut membuat warga berharap pemerintah dan instansi yang memiliki kewenangan segera turun tangan bersama masyarakat untuk melakukan penanganan di lokasi.
“Kami meminta pihak yang memiliki kewenangan segera turun bersama warga untuk memadamkan api tersebut,” ujar warga.

Warga juga mengkhawatirkan api semakin meluas dan merambah kawasan kebun serta lahan milik masyarakat.
“Kami berharap jangan sampai api memakan kebun dan lahan. Kami berharap BPBD segera mengambil tindakan sesuai SOP yang berlaku untuk mencegah api semakin menyebar,” tandasnya.

Situasi kebakaran yang berlangsung selama berhari-hari ini menjadi perhatian warga karena titik api masih ditemukan di sejumlah lokasi. Warga pun berharap penanganan tidak hanya mengandalkan kemampuan masyarakat dengan peralatan seadanya, tetapi segera mendapat dukungan dari instansi terkait.

Berita Terkait

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir
Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad
Polres Bireuen Gencarkan Patroli Cegah Karhutla di Samalanga dan Peusangan
Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras
Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29