Kapolres Bireuen Jenguk Korban yang Diduga Keracunan MBG

- Editor

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., turun langsung menjenguk para korban yang diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD dr. Fauziah Bireuen. Selain itu, Kapolres juga meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Kuala Lancok, Kabupaten Bireuen, Kamis, 17 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Yulhendri menyampaikan keprihatinan dan empati kepada para korban beserta keluarga. Ia memastikan para korban mendapatkan penanganan medis secara optimal serta pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.

Kapolres juga menyerahkan bantuan berupa susu kemasan kepada para siswa yang menjalani perawatan.

“Kami sangat prihatin atas kejadian yang dialami para korban. Yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis dengan baik. Kami juga meminta kepada orang tua dan guru untuk terus memberikan semangat kepada anak-anak agar tidak mengalami trauma dan tetap semangat mengikuti kegiatan belajar,” ujar AKBP Yulhendri usai menjenguk para korban

Baca Juga:  H.Harmius Pemilik Sumant Mart Kota Sigli: Membagikan Paket Sembako di Momentum Ramadhan Berkah

Ia menegaskan bahwa Polres Bireuen akan menangani kejadian tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami akan melakukan pemeriksaan dan penanganan secara profesional. Apabila nantinya ditemukan adanya unsur tindak pidana, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, saat meninjau Dapur SPPG Kuala Lancok, Kapolres berkoordinasi dengan pengelola SPPG dan pihak terkait mengenai proses penyediaan serta pendistribusian makanan MBG.

Ia menekankan pentingnya evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh tahapan pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, pencucian, pengolahan dan pemasakan, pengemasan, hingga pendistribusian kepada para penerima manfaat.

“Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh. Aspek kebersihan dan keamanan pangan juga harus menjadi perhatian utama, mulai dari bahan baku sampai makanan diterima oleh penerima manfaat. Jangan sampai ini terulang kembali,” tegasnya.

Berita Terkait

OPEN TOURNAMEN BOLA BASKET PIALA PANGLIMA TNI 2026 RESMI DITUTUP
Habib Bugak, Tokoh Bersejarah Aceh yang Warisannya Mendunia
HRD Tinjau Jembatan Baru Kreung Tingkeum Kutablang, Berharap Ekonomi Masyarakat Kembali Normal
Ratusan siswa madrasah di Bireuen mengikuti Aksioma
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Perebutan Juara Bersama Kategori Warnai GOR Brodjonegoro
Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:19

Mewakili Walikota Bitung, Camat Aertembaga Resmi Tutup Rangkaian HUT ke-103 Negeri Air Tembaga

Sabtu, 19 September 2026 - 16:32

Puncak HUT Ke-103 Negeri Aertembaga Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Pesisir Bitung

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran

Sabtu, 19 September 2026 - 09:25

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga 3T

Sabtu, 19 September 2026 - 09:23

Rumah Mewah anggota Dewan Deli Serdang Jadi Sorotan, GRPK Desak Transparansi PBG dan Sumber Dana

Sabtu, 19 September 2026 - 04:30

Bobol Rumah Tetangga Saat Terlelap, Pelaku Pencurian Mobil di Bitung Terancam 7 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 03:39

Pelantikan JPT Pratama Simeulue: Masyarakat Berharap Bupati Pilih Pejabat Terbaik dan Berintegritas

Sabtu, 19 September 2026 - 02:32

Baznas Salurkan Zakat ASN untuk Rehabilitasi Tujuh Rumah Warga

Berita Terbaru