GRPK Telusuri Proyek Lampu Jalan di Ruas Jalan Nasional, BPTD II Diminta Buka Data Anggaran dan Pelaksanaan

- Editor

Kamis, 3 September 2026 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

TribuneIndonesia.com I Medan- Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Pejuang Keadilan (GRPK) mempertanyakan kejelasan kewenangan dan pelaksanaan proyek lampu penerangan jalan yang berada di ruas Jalan SP Tembakau Deli Jalan Bandara Kualanamu, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Penelusuran dilakukan setelah GRPK memperoleh informasi mengenai status ruas jalan tersebut serta pihak yang memiliki kewenangan terhadap proyek yang berada di lokasi itu.

Dalam komunikasi dengan staf Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Benson Tarigan, GRPK memperoleh penjelasan bahwa ruas jalan tersebut berstatus jalan nasional.

Menurut Benson, proyek yang berkaitan dengan penyelenggaraan transportasi darat pada ruas tersebut berhubungan dengan kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

namun, GRPK menilai terdapat hal yang perlu diperjelas. Status jalan dan kewenangan terhadap proyek merupakan dua hal yang berbeda. Status jalan sebagai jalan nasional tidak otomatis berarti seluruh pekerjaan yang berada di atas atau sepanjang ruas tersebut merupakan kewenangan satu instansi.

Karena itu, GRPK menelusuri siapa sebenarnya pihak yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, penganggaran, pengadaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga serah terima proyek lampu penerangan jalan tersebut.

Pada Kamis, 3 September 2026, tim investigasi GRPK mendatangi kantor BPTD II Sumatera Utara di Jalan STM, Medan, untuk meminta penjelasan langsung mengenai proyek tersebut.

di kantor BPTD II Sumatera Utara, tim bertemu dengan salah seorang petugas bernama Amel. dari pertemuan tersebut, GRPK memperoleh informasi bahwa pejabat pembuat komitmen (PPK) yang dinilai mengetahui secara teknis mengenai proyek tersebut sedang berada di Kota Sibolga.

Amel menyampaikan bahwa pihak BPTD II Sumatera Utara akan menghubungi tim GRPK dalam waktu dekat untuk mempertemukan dengan PPK yang menangani proyek tersebut.

Informasi mengenai nilai anggaran, sumber anggaran, dasar pengadaan, kontraktor pelaksana, volume pekerjaan, spesifikasi lampu, titik pemasangan, masa pelaksanaan, serta mekanisme pengawasan menjadi bagian yang ingin diklarifikasi GRPK.

Baca Juga:  Pangdam dan Kasdam Iskandar Muda Diganti, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo Resmi Jabat Komandan Baru

Muller Doloksaribu, bagian dari Tim Investigasi GRPK, menyayangkan belum dapat ditemuinya perwakilan atau pejabat BPTD II yang dapat memberikan penjelasan langsung terkait proyek tersebut.

Ia menegaskan, kedatangan tim GRPK bukan untuk membuat kesimpulan sepihak, melainkan untuk memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan mengenai proyek lampu jalan tersebut.

yang mau kami sampaikan dan tanyakan berkaitan dengan proyek lampu jalan, anggaran, pelaksanaan dan kewenangannya. Ini informasi penting untuk masyarakat. Kami sangat menyayangkan kalau pejabat yang berwenang tidak bisa memberikan penjelasan langsung,” ujar Muller dengan nada tegas.

menurutnya, keterbukaan informasi mengenai proyek yang menggunakan anggaran negara merupakan hal penting. apalagi apabila proyek tersebut berada di ruas jalan nasional dan melibatkan instansi pemerintah pusat.

jangan sampai karena tidak ada penjelasan yang terang, masyarakat kemudian bertanya-tanya dan muncul anggapan proyek ini seperti proyek kuntilanak. kami tidak ingin membuat tuduhan. Kami ingin pihak yang berwenang menjelaskan secara terbuka.siapa yang menganggarkan, siapa yang mengerjakan, berapa nilainya, dan siapa yang bertanggung jawab,” katanya lantang.

GRPK juga meminta agar pertemuan dengan PPK nantinya tidak hanya membahas aspek teknis pemasangan lampu, tetapi juga menjelaskan dasar hukum kewenangan proyek, dokumen pengadaan, sumber pembiayaan, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan. Tim investigasi GRPK menyatakan masih menunggu agenda pertemuan dengan PPK yang disebut akan difasilitasi BPTD II Sumatera Utara.

GRPK menegaskan, penelusuran akan terus dilakukan sampai diperoleh informasi yang jelas mengenai proyek lampu penerangan jalan tersebut. Setiap pihak yang memiliki kewenangan akan dimintai penjelasan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak hanya bersumber dari satu pihak.

dengan demikian, pertanyaan utama GRPK kini mengerucut pada satu hal.siapa sebenarnya pemilik program dan penanggung jawab proyek lampu penerangan di ruas jalan nasional tersebut, berapa anggarannya, serta bagaimana proyek itu dilaksanakan dan diawasi.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK
Terima Penghargaan dari KPU Bitung, PWI Komit Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
Gerbong Narkotika Jenis Ganja Terungkap Polres Subulussalam Sita 7,27 Kg Ganja dan 11,84 Gram Sabu, 8 Tersangka Dibekuk
Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Kunker Danrem 131/Santiago di Makodim 1310
Wadirut PLN dan EVP Umum ‘Kompak’ Resmikan Kantor PLN UP3 Sukoharjo, Tahukah Dirut?
Siap-Siap Para Kapolres! Ultimatum Keras Kapolri: Bandar Narkoba Harus Diburu, Kapolres Tak Berani Bertindak Terancam Diganti!
Rutinitas Mulia Sebulan Sekali di Gedung Putih, H. Affan Alfian Bintang dan Hj. Mariani Harahap Gelar Yasinan serta Santuni Anak Yatim dan Lansia
Polsek Pagar Merbau Amankan Residivis Kasus Pencurian Handphone di Lubuk Pakam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:07

Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan

Kamis, 5 November 2026 - 09:58

Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya

Kamis, 5 November 2026 - 09:27

Sambut Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Wali Kota Bitung Harap Kelurahan Girian Weru Dua Raih Prestasi Tertinggi

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 12:32

Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru