Dua Tahap untuk Sekolah Unggulan Galang

- Editor

Selasa, 1 September 2026 - 00:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Derdang- Dua belas kelas, tiga laboratorium, perpustakaan, dan pagar keliling akan mengisi kompleks baru SMP Negeri 2 Galang di Desa Pisang Pala, pada Senin, 31 Agustus 2026, batu pertama diletakkan. Proyek itu ditargetkan rampung 130 hari kerja. Setelah tahap pertama selesai, pembangunan berlanjut ke ruang guru, ruang kepala sekolah, musholah , dan kantin.

di balik susunan bangunan itu tersimpan sasaran yang lebih besar. sekolah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sekolah unggulan di Kecamatan Galang. Pemerintah daerah menempatkannya sebagai bagian dari gagasan sekolah terintegrasi, yang menghubungkan jenjang SD, SMP, sampai SMA.

dr.Asri Ludin Tambunan hadir saat peletakan batu pertama bersama jajaran pemerintah, perwakilan PT Lonsum, dan para siswa. Ia menyebut pembangunan SMP Negeri 2 Galang sebagai salah satu pekerjaan besar pada masa kepemimpinannya bersama Lom Lom Suwondo. dalam satu setengah tahun, kita bisa mewujudkan pembangunan SMP Negeri 2 Galang,” kata Asri Ludin.

Tahap pertama memiliki cakupan pekerjaan yang cukup besar. Dua belas ruang kelas akan dibangun bersama tiga laboratorium, perpustakaan, serta pagar keliling. waktu pengerjaan ditetapkan 130 hari kerja. tahap berikutnya belum berhenti pada bangunan utama. Ruang guru, ruang kepala sekolah, musala, dan kantin masuk daftar pekerjaan lanjutan.

Rancangan itu menunjukkan bahwa sekolah ini tidak diperlakukan hanya sebagai tempat tambahan untuk kegiatan belajar dan mengajar. ada upaya membentuk fasilitas pendidikan yang lebih lengkap, sekaligus mengubah posisi SMP Negeri 2 Galang sebagai sekolah rujukan di wilayah tersebut.

namun predikat unggulan kelak tidak ditentukan oleh jumlah bangunan. Laboratorium harus berfungsi, perpustakaan harus digunakan, ruang kelas harus layak, dan fasilitas pendukung harus terawat. ukuran keberhasilan proyek bukan hanya bangunan yang berdiri setelah 130 hari kerja, melainkan bagaimana fasilitas itu dipakai setelah pintu sekolah dibuka.

Baca Juga:  Pelantikan 4.000 PPPK Paruh Waktu Resmi Ditunda, BKPSDM: Sabar, Proses Tetap Berlanjut!

Asri Ludin mengarahkan SMP Negeri 2 Galang sebagai cikal bakal sekolah terintegrasi. Konsep itu menghubungkan pendidikan SD, SMP, dan SMA agar perpindahan jenjang tidak memutus perkembangan kemampuan peserta didik. anak-anak yang keluar dari sini untuk menuju SMA diharapkan memiliki kemampuan yang lebih,” ujarnya.

Gagasan tersebut membawa konsekuensi lebih jauh. Sekolah unggulan membutuhkan guru yang mampu mengoperasikan fasilitas pendidikan, kurikulum yang mendukung kemampuan siswa, serta sistem pembinaan yang tidak berhenti pada capaian pendidikan Intelektual. Gedung yang lengkap tanpa pengelolaan pendidikan yang kuat hanya menghasilkan bangunan yang mahal.

Pembangunan itu juga melibatkan PT Lonsum. Kehadiran perusahaan pada peletakan batu pertama menunjukkan adanya keterlibatan pihak lain di sekitar proyek pendidikan tersebut. Seberapa jauh bentuk dukungan itu dan bagaimana pembagian perannya tidak dijelaskan pada acara tersebut.

Asri Ludin juga meminta orang tua dan masyarakat ikut menjaga fasilitas yang dibangun. Ia menyebut penanaman pohon, menjaga lingkungan sekolah, dan gotong royong sebagai cara merawat aset pendidikan. Sekolah itu diproyeksikan untuk menyiapkan siswa menghadapi kebutuhan masa depan. Pemerintah daerah mengaitkannya dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Kini ukuran keberhasilannya tinggal menunggu waktu. Batu pertama sudah diletakkan. Target 130 hari kerja sudah ditetapkan. Tahap kedua sudah disiapkan. Setelah bangunan berdiri, perhatian akan bergeser kepada satu hal yang lebih sulit diukur. apakah SMP Negeri 2 Galang benar-benar mampu melahirkan siswa dengan kemampuan yang lebih baik, seperti yang ditargetkan.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Pengurus PMI Kota Langsa Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengabdian Kemanusiaan
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Wali Kota Jeffry Sentana Apresiasi Kesuksesan Langsa Expo 2026, Bergek Meriahkan Malam Puncak HUT ke-25 Kota Langsa
DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi
Di Balik Penghargaan TPAKD Deli Serdang, Menakar Manfaat Pembiayaan bagi Masyarakat
Dalam Gelaran Pertandingan Badminton HUT KORPRI ke-55 
Ketua MUI Deli Serdang. Pesantren Benteng Moral Bangsa, Deli Serdang Mengaji Harus Sukses
Pemko Langsa Akhiri Pembelajaran Daring, Kualitas Udara Membaik Sekolah Kembali Tatap Muka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:11

Banjir Hambat Arus Lalu Lintas, Brimob Aceh Sigap Membantu Masyarakat Di Subulussalam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:46

PEPABRI, PENA PUJAKESUMA dan Tokoh Masyarakat Aceh Tamiang Kompak Lawan Narkoba: Rusak Akhlak, Hancurkan Generasi Bangsa!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:20

AKURASI PEMBERITAAN MEDIA PMC DIPERTANYAKAN, AKTIVIS JAMBI DESAK VERIFIKASI DAN KLARIFIKASI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:17

Satreskrim Polres Simeulue Pasang Baliho, Tegaskan Imbauan Penertiban BBM Bersubsidi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:06

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN, HJ. NURBAYAH (OMA BAYUT) BINTI SLEMAT JOHAR WAFAT DI JAKARTA, JENAZAH DIRENCANAKAN DIBAWA KE TEBING TINGGI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:46

URGENT KEMANUSIAAN! SITI MUNAWAROH BUTUH 1 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA MENGGUGAH KEPEDULIAN RELAWAN DAN MASYARAKAT

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:37

BERSAMA MASYARAKAT PANTAU KINERJA KEMENTERIAN KABINET PRABOWO, JIKA TIDAK BERPIHAK PADA RAKYAT COPOT SAJA, AGAR PEMERINTAHAN KIAN MEMBAIK

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:25

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

Berita Terbaru