TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-SMA Negeri 2 Lubuk Pakam menggelar kegiatan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bersama para wali murid, pada Jumat 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menjadi ruang bagi orang tua untuk memahami pelaksanaan TKA serta peran keluarga dalam mempersiapkan pendidikan anak menuju jenjang berikutnya.
Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa pemahaman orang tua terhadap TKA sangat penting. Wali murid diharapkan mengetahui tujuan asesmen, proses yang akan dijalani siswa, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung perkembangan akademik anak.
menurutnya, TKA merupakan Tes Kemampuan Akademik yang dirancang sebagai asesmen standar untuk mengukur capaian akademik siswa pada mata pelajaran tertentu berdasarkan kurikulum yang berlaku.
Pelaksanaan TKA juga memberikan gambaran capaian akademik siswa secara lebih terukur dan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses pendidikan pada jenjang selanjutnya.
Orang tua perlu memahami apa yang harus dilakukan untuk mendukung anak-anak dalam menghadapi pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. TKA harus dipahami secara bersama agar persiapan siswa dapat dilakukan dengan baik,” ujar Sari Manurung dalam arahannya.
Ia menekankan, keberhasilan pendidikan siswa tidak hanya bergantung pada sekolah. dukungan orang tua, komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, serta kesiapan siswa menjadi bagian penting dalam menghadapi proses pendidikan yang semakin kompetitif.
dalam sistem pendidikan nasional, TKA ditujukan bagi siswa pada jenjang akhir pendidikan, termasuk kelas VI SD, kelas IX SMP, serta kelas XII SMA/SMK. Hasil TKA dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan akademik siswa secara terstandar.
TKA memiliki fungsi berbeda dengan Ujian Nasional (UN) yang pernah diterapkan sebelumnya. Asesmen ini tidak digunakan sebagai penentu kelulusan siswa dari satuan pendidikan.
hasil TKA dituangkan dalam Sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA). nilai tersebut dapat digunakan sebagai salah satu bahan dalam proses seleksi pendidikan, termasuk sebagai validator nilai rapor dalam Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri, serta dapat menjadi pertimbangan dalam sejumlah jalur penerimaan peserta didik pada jenjang berikutnya.
melalui kegiatan bersama wali murid tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam mendorong adanya pemahaman yang sama antara sekolah dan keluarga. dengan dukungan tersebut, siswa diharapkan lebih siap menghadapi TKA sekaligus menentukan arah pendidikan setelah menyelesaikan jenjang SMA.(Ilham Gondrong)


























