Pas Pula, Jalan Keluar bagi Pasien Tanpa Jaminan

- Editor

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Patah tulang paha membuat Rianto Agus Salim, 47 tahun, harus menjalani operasi. Istrinya, Rini Andria Ningsi, 37 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan kelemahan pada anggota gerak. Keduanya tiba di IGD RSUD Haji Amri Tambunan pada Rabu malam, 12 Agustus 2026, tanpa jaminan kesehatan. di tengah kebutuhan pengobatan yang tak bisa ditunda, persoalan biaya menjadi perkara lain yang harus mereka hadapi.

Jalan keluar datang melalui Pas Pula, program pelayanan kesehatan bagi warga kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan. Rianto dan Rini kemudian mendapat pelayanan medis tanpa membayar biaya pengobatan.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati, Pak Dhanil Ginting dan pihak rumah sakit yang sudah membantu kami. dengan adanya Pas Pula, kami bisa mendapatkan pengobatan tanpa memikirkan biaya,” kata Rianto saat kondisinya ditinjau pada Kamis, 13 Agustus.

Kisah pasangan dari Jalan Irian Barat, Pasar 7 Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, itu memperlihatkan persoalan yang lebih besar. ketika seseorang datang ke rumah sakit tanpa kepesertaan jaminan kesehatan, siapa yang menanggung biaya dan bagaimana pasien tersebut tetap memperoleh layanan.

Direktur RSUD Haji Amri Tambunan, dr. Erlinda Yani, menjelaskan Pas Pula merupakan kependekan dari Pelayanan Kesehatan Pasien Unregister dan Lain-lain. Program itu ditujukan bagi warga tidak mampu yang belum mempunyai jaminan kesehatan.

menurut Erlinda, data pasien yang masuk melalui skema tersebut selanjutnya diproses untuk memperoleh kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran atau PBI.

warga yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan dapat dimasukkan ke program tersebut,” ujar Erlinda.

di sinilah Pas Pula tidak berhenti pada pembebasan biaya pengobatan. ada mekanisme lanjutan agar pasien tidak terus berada di luar sistem jaminan kesehatan.

Rianto dan Rini juga direkam sidik jarinya melalui layanan Pas Jempol. Teknologi itu memungkinkan identitas pasien dikenali ketika kembali berobat. Dokumen kependudukan tidak harus selalu dibawa.

Baca Juga:  POI 2026 Perkuat Karakter Finalis Muda Lewat Pembinaan Kebangsaan

Semua sudah direkam jempolnya. Jadi pasien yang berobat ke rumah sakit maupun puskesmas cukup membawa jempolnya. Dipindai, kemudian muncul data-data pasien,” kata Erlinda.

Skema tersebut menunjukkan bagaimana layanan kesehatan mulai bergeser dari urusan administrasi berbasis dokumen menuju identifikasi digital. namun, bagi pasien seperti Rianto dan Rini, persoalan paling mendesak tetap sederhana.bisa berobat ketika sakit datang, meski kepesertaan jaminan kesehatan belum tersedia.

RSUD Haji Amri Tambunan menyatakan fasilitas pelayanan telah mencakup sejumlah bidang, antara lain penyakit dalam, bedah dan mata. Rumah sakit juga mengajak warga yang mengalami kendala pembiayaan untuk memanfaatkan jalur pelayanan yang tersedia.

di sisi lain, Anggota DPRD, M Dhanil Ginting, menyoroti persoalan lain yang kerap muncul di rumah sakit.jumlah pengunjung yang mengitari seorang pasien.

menurut Dhanil, pembatasan jumlah penjaga diperlukan agar pasien memperoleh ruang istirahat yang cukup. terlalu banyak orang di sekitar tempat perawatan, kata dia, dapat mengganggu ketertiban, kebersihan dan kenyamanan.

kalau satu pasien dijaga sampai 10 orang, pasien tidak bisa istirahat. Rumah sakit harus menjaga ketertiban, kebersihan dan kebisingan,” ujar Dhanil.

Rianto kini menjadi salah satu penerima layanan dari skema tersebut. Kasusnya memperlihatkan bahwa persoalan akses kesehatan tidak selalu dimulai dari ruang operasi. Bagi warga tanpa jaminan, pintu masuknya bisa justru berada pada meja administrasi: apakah ada mekanisme yang memungkinkan mereka tetap dirawat ketika uang dan kepesertaan BPJS belum tersedia.

Pas Pula menjadi salah satu jawaban yang disiapkan pemerintah daerah. tahap berikutnya adalah memastikan pasien yang telah masuk melalui skema tersebut tidak kembali berada di luar sistem jaminan kesehatan.

Bagi Rianto dan Rini, urusan itu bermula dari satu kebutuhan. mendapatkan pertolongan ketika tubuh tak lagi mampu menunggu.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci
Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat
Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir
Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:18

Penerangan Hukum Kejari Bireuen di Kota Juang: Ingatkan Keuchik Kelola Anggaran Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Kamis, 5 November 2026 - 05:10

Kapolsek Jangka Ajak Warga Bersinergi Jaga Kamtibmas dan Cegah Judi Online

Kamis, 5 November 2026 - 03:07

Tragedi Penembakan di Tiro, Mantan Tokoh GAM Eropa Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Selamatkan Perdamaian Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 01:18

Kopi Kamtibmas: Cara Polsek Jangka Rangkul Para Keuchik Jaga Kondusifitas Gampong

Rabu, 4 November 2026 - 14:53

Evaluasi Eselon II, Pemkab Aceh Tenggara Gelar Uji Kompetensi 19 Jabatan JPT Pratama di Medan

Rabu, 4 November 2026 - 13:37

Revolusi Garam Bireuen: KKP Pasok 50 Dapur Modern, Produksi Melejit hingga 300 Persen!

Rabu, 4 November 2026 - 12:06

PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Satlantas Jakarta Utara Perkuat Kampanye Keselamatan di Dua Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:04

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Menuju Rumah Sakit Rujukan Aceh, RSUCM Langsa Benahi Fasilitas Medis dan Pelayanan Spiritual

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:49