Tabanan, TribuneIndonesia.com | PIB College, institusi pendidikan tinggi vokasi di Bali yang berada di kawasan BITDeC ONE Campus, resmi membuka PIB International Semester Course. Program 15 minggu ini diikuti delapan mahasiswa S1 asal Copenhagen, Denmark dengan penjurusan Bali Digital Business & Entrepreneurship.
Opening Ceremony diselenggarakan pada Senin, 10 Agustus 2026 di PIB College, Tabanan. Ini menjadi batch kedua dari program semester internasional yang kurikulumnya dikembangkan bersama kampus di Denmark sejak dua tahun lalu.
Director of Partnership & Event PIB College, Made Herry Erika Sedana, S.ST.Par., M.Par., mengatakan kehadiran mahasiswa internasional ini merupakan langkah PIB memperkuat positioning Bali.
“Pesertanya semua mahasiswa S1 dari Denmark. Mereka akan mengikuti course ini selama 15 minggu atau satu semester. Tujuannya adalah kita ingin memperkuat positioning Bali, tidak hanya sebagai destinasi turisme, tapi juga sebagai education hub. Ini adalah digital and entrepreneurship, dan untuk menyampaikan bahwa Bali punya banyak talenta di bidang ini,” ujar Erika.
Program ini menggabungkan pembelajaran akademik dan praktik industri. Materi yang diajarkan meliputi culture dalam konteks Indonesia, digital business, start-up, artificial intelligence, hingga entrepreneurship.
“Sebanyak 70% kegiatan bersifat praktik. Karena kampus kita berbasis vokasi, kami melibatkan pengajar dari SDM internal dan praktisi industri yang paham dunia kerja,” jelas Erika.
Selain di kelas, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman budaya. Mereka akan belajar membuat canang, menari Bali, hingga menulis di lontar saat berkunjung ke Bali bagian tengah. Kegiatan pendukung lain yang disediakan antara lain ATV ride saat sunset, rafting, dan kunjungan ke air terjun.
Di tengah semester, mahasiswa mendapat waktu break selama 2 minggu untuk eksplorasi mandiri ke destinasi di Bali, Nusa Penida, Lombok, hingga Gili. Untuk menjaga kualitas pembelajaran, jumlah peserta dibatasi maksimal 30 orang.
“Kalau terlalu banyak nanti jadi study tour. Karena ini sekolah, pembelajaran di kelas harus maksimal, terutama untuk praktik dan hands-on,” kata Erika.
Program ditutup dengan final project yang akan dieksibit pada minggu ke-15. Mahasiswa yang lulus akan memperoleh 15 kredit yang dapat dikonversi ke universitas asal di Denmark.
Head of Digital Business PIB College, Christian, menambahkan materi dirancang agar mahasiswa Eropa melihat potensi Bali di luar sektor pariwisata.
“Program ini adalah program di mana mahasiswa dari Eropa bisa belajar di tempat yang berbeda, suasana yang berbeda, kultur yang berbeda. Tentunya konten materi kita sesuaikan dengan kebutuhan mereka,” kata Christian.
“Inti dari program ini adalah supaya mereka melihat bahwa di Bali ini juga banyak talenta-talenta di bidang digital business and entrepreneurship,” lanjutnya.
PIB International Semester Course merupakan pengembangan dari enam program short course yang sudah berjalan, seperti Exotic Culinary, Entrepreneurship, Sustainability, dan Architecture. Dengan tambahan program semester ini, total PIB College kini memiliki tujuh program internasional.
Dalam pelaksanaannya, PIB menggandeng mitra strategis NUANU agar mahasiswa memahami konsep bisnis yang mengedepankan komunitas lokal dan budaya. Kolaborasi akademik juga dilakukan dengan Primakara dan IDB.
Melalui program ini, PIB College berkomitmen mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dengan ekosistem Bali yang kuat di bidang pariwisata, hospitality, bisnis digital, kewirausahaan, dan industri kreatif. (put)



















