Hilangnya Semangat Gotong Royong dan Pentingnya Membangun Kecerdasan Bangsa

- Editor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Sungguh menyedihkan melihat kenyataan yang terjadi di tengah bangsa ini saat ini: semakin banyak perselisihan yang diselesaikan dengan kekerasan dan intimidasi, bukan dengan jalan yang baik dan benar. Segala sesuatu seolah-olah harus dipaksakan, harus ditakuti, baru mau didengarkan. Sabtu 8 Agustus 2026

Semangat gotong royong — yang dulu menjadi jiwa bangsa ini, ajaran luhur yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur kita kepada masyarakat — kini perlahan-lahan hilang dari kehidupan kita. Kita hampir tidak lagi melihatnya di mana-mana. Semangat itu telah tergerus oleh arus zaman yang berjalan begitu cepat, di tengah masyarakat yang semakin apatis dan tidak lagi peduli terhadap sesama.

Bangsa ini seakan telah kehilangan arah. Kebijakan-kebijakan dibuat tanpa arah yang jelas, tanpa visi yang jauh ke depan. Yang seharusnya menjadi hal paling utama justru diabaikan: membangun kecerdasan dan kualitas masyarakatnya. Dan hal itu tidak akan pernah tercapai jika kita tidak memulai dari hal yang paling mendasar — yaitu menempatkan para pendidik pada posisi yang paling dihargai, paling diperhatikan, dan dijadikan strategi utama oleh negara.

Baca Juga:  Perisai Syarikat Islam Gelar Haul Guru Bangsa 2026

Guru-guru harus dijadikan fondasi terkuat dalam pembangunan bangsa ini, bukan sekadar ada lalu dilupakan nasibnya. Jika negara benar-benar ingin kembali menemukan jati dirinya dan maju dengan benar, maka langkah pertamanya adalah: kembalikan semangat kebersamaan melalui keteladanan yang baik, dan bangunlah masa depan bangsa dengan sungguh-sungguh memperhatikan, memuliakan, dan menyejahterakan para pendidik. Sebab bangsa yang tidak memuliakan sumber ilmunya, tidak akan pernah mampu berdiri tegak.

Berita Terkait

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal
Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 September 2026 - 10:49

TTI Desak LKPP Instruksikan Pengguna Anggaran Lengkapi Data Paket di SiRUP

Senin, 28 September 2026 - 09:24

Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi

Senin, 28 September 2026 - 09:02

Bentuk Tim Asesmen Terpadu, BNN Denpasar Tekankan Penindakan Tegas dan Rehabilitasi Humanis

Senin, 28 September 2026 - 08:57

Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:21