Bitung | Tribuneindonesia.com – Upaya penanaman nilai-nilai nasionalisme, integritas, dan karakter tangguh kepada generasi muda terus disiagakan di Kota Bitung.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., secara langsung turun tangan memberikan pembekalan serta edukasi intensif kepada puluhan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bitung Tahun 2026.
Agenda pembinaan mental dan wawasan kebangsaan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat di Ruang SH Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung, pada Selasa (4/8/26).
Inisiatif ini menjadi bagian krusial dari alur penggemblengan putra-putri daerah terpilih sebelum mereka menjalankan tugas bersejarah mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam pelaksanaan kegiatan yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA itu, Kapolres Bitung tidak hadir seorang diri. Pejabat Kabag Ops Polres Bitung AKP Novry Sadia, S.Sos. bersama Kepala Bidang Ormas Kesbangpol Kota Bitung Marchelino Leonard Katuuk, S.STP. turut mengawal dan mendampingi jalannya pembekalan bagi para calon pemuda pembawa bendera pusaka tersebut.
Di hadapan para peserta, AKBP Arie Sulistyo Nugroho mengupas tuntas materi seputar rekam jejak sejarah, fungsi strategis, serta manfaat keberadaan Paskibraka.
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, wahana Paskibraka diposisikan sebagai wadah penting untuk mencetak kepemimpinan masa depan, memupuk kedisiplinan tingkat tinggi, serta menanamkan jiwa patriotisme yang kokoh.
Menyesuaikan dengan tantangan zaman, materi pembekalan tidak hanya berkutat pada wawasan kebangsaan konvensional, tetapi juga merambah ke ranah digital.
Kapolres membekali para remaja ini dengan wawasan literasi digital, norma etika dalam bermedia sosial, hingga batasan-batasan hukum yang tertuang dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Guna memberikan gambaran nyata, jajaran kepolisian turut memaparkan catatan penanganan kasus dan perkara ITE yang terjadi sepanjang periode Januari hingga Juli 2026.
Langkah edukatif ini diambil untuk membuka mata generasi muda agar semakin cermat, matang, dan penuh tanggung jawab saat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sehari-hari.
Sesi pembekalan berlangsung hidup dan interaktif ketika dibuka ruang dialog dua arah antara Kapolres dan para calon anggota Paskibraka.
Berbagai pertanyaan serta tanggapan yang mencuat memperlihatkan antusiasme tinggi para peserta dalam menyerap ilmu dan mempersiapkan kualitas diri sebagai penerus bangsa.
Pimpinan Polres Bitung tersebut menegaskan bahwa predikat sebagai calon Paskibraka menyangkut hal yang jauh lebih besar dari sekadar pencapaian pribadi.
Ia mengingatkan para peserta bahwa posisi tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah berat yang wajib dijaga melalui dedikasi tinggi, kedisiplinan, serta semangat pengabdian tulus kepada Tanah Air.
Secara khusus, Kapolres mengimbau para putra-putri terbaik Bitung ini agar mampu menjadi role model atau teladan nyata di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas.

Mereka diminta tegas menjauhi ancaman bahaya narkoba, minuman keras, perundungan (bullying), tawuran antar-pelajar, hingga aksi balap liar yang meresahkan.
AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan pesan utamanya kepada para peserta,
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Bitung yang telah diberikan kepercayaan untuk mengemban tugas yang sangat mulia. Jadikan kesempatan ini sebagai momentum membentuk karakter, memperkuat disiplin, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan rasa cinta kepada bangsa dan negara. Di era digital, saya juga mengajak seluruh calon Paskibraka untuk menjadi generasi yang cerdas, bijak bermedia sosial, menghormati hukum, serta mampu menjadi teladan yang menginspirasi lingkungan sekitarnya.”
Rangkaian pembekalan ditutup secara tertib, aman, dan kondusif pada pukul 12.05 WITA.
Melalui langkah pembinaan ini, Polres Bitung menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam mendorong lahirnya agen perubahan yang memegang teguh nilai kebangsaan, siap mengukir prestasi, serta siap menjadi pemuda unggul pemegang estafet kepemimpinan bangsa di masa depan. (kiti)



















