TribuneIndonesia.com I Perubahan arah birokrasi memasuki fase yang lebih tegas. ukuran keberhasilan aparatur kini tidak lagi bertumpu pada kehadiran, melainkan capaian kerja, kompetensi, dan tanggung jawab terhadap target organisasi.
Penegasan itu disampaikan dr. H. Asri Ludin Tambunan saat memimpin apel gabungan di Lapangan Kantor Bupati, pada,Senin 3 Agustus 2026. Agenda tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi hasil kerja aparatur menjelang satu setengah tahun masa kepemimpinannya.
Ia mengakui tingkat disiplin aparatur menunjukkan perbaikan. namun, sejumlah program masih tertinggal dari target yang telah ditetapkan. Kondisi itu dinilai memerlukan pembenahan menyeluruh, terutama pada pelaksanaan tugas setiap organisasi perangkat daerah.
Asn saat ini dituntut kinerjanya, dituntut pencapaian targetnya. Bukan lagi datang, duduk, absen, kemudian pulang,” ujarnya.
Seluruh pimpinan perangkat daerah diminta menguraikan kembali tugas pokok dan fungsi kepada setiap pegawai hingga tingkat staf. Langkah tersebut ditujukan agar setiap aparatur memahami peran, tanggung jawab, serta arah kerja organisasi secara utuh.
Evaluasi juga menyasar struktur jabatan. Pejabat eselon II, III, dan IV akan menjalani profiling bersama Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional VI. Hasil pemetaan itu menjadi dasar penilaian kecocokan kompetensi dengan jabatan yang diemban serta bahan pembinaan berikutnya.
Menurut Asri Ludin Tambunan, pembenahan birokrasi harus berjalan seiring peningkatan kualitas kinerja aparatur. Organisasi memerlukan sumber daya manusia yang mampu memenuhi target sesuai tuntutan pelayanan.
Data kepegawaian memperlihatkan langkah pembinaan berlangsung cukup tegas. Sepanjang 2025 tercatat 28 aparatur diberhentikan. Hingga awal Agustus 2026, jumlah itu bertambah 13 orang, mencakup ASN maupun PPPK penuh waktu. Sejumlah pegawai lain juga mengajukan pemberhentian atas permintaan sendiri.
Perubahan standar kerja tersebut diharapkan mendorong peningkatan etos kerja dan kemampuan aparatur sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif.
Pada kesempatan yang sama, Asri Ludin Tambunan menyampaikan penghargaan kepada aparatur yang memasuki masa purnatugas. Pengabdian mereka dinilai menjadi bagian penting perjalanan birokrasi, sementara pengalaman yang dimiliki tetap diharapkan memberi manfaat bagi pembangunan daerah.(Ilham Gondrong)


















