Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung resmi memulai penggemblengan fisik dan mental bagi para siswa terbaik yang akan bertugas pada upacara bendera kemerdekaan.
Langkah awal ini ditandai dengan pembukaan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Bitung Tahun 2026 bertempat di ruangan S.H. Sarundajang pada Senin (3/8/2026).
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., mewakilkan pembukaan agenda krusial ini kepada Staf Ahli Walikota Bitung Bidang Hukum dan Politik, Ricy Tinangon, S.STP.
Kehadiran jajaran aparatur sipil negara (ASN) serta pimpinan sekolah menengah atas se-Kota Bitung turut menyemarakkan seremoni pembukaan tersebut.
Saat membacakan amanat tertulis Wali Kota, Ricy Tinangon menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan kegiatan. Ia mengawali sambutannya dengan menyapa jajaran pelatih, kepala sekolah, serta peserta calon Paskibraka yang hadir memenuhi lokasi acara.
Pemerintah Kota Bitung menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos setelah menyingkirkan pesaing lainnya.
Keberhasilan menembus tahapan seleksi ketat membuktikan bahwa mereka merupakan putra-putri terbaik daerah yang memiliki disiplin serta dedikasi tinggi.
Tinangon menegaskan bahwa Pusdiklat ini menyajikan materi yang jauh melampaui teknik baris-berbaris semata.
“Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan ini bukan sekadar mempersiapkan kemampuan baris-berbaris, lebih dari itu ini adalah proses pembentukan karakter, kepemimpinan, jiwa nasionalisme, serta integritas,”
tegas Ricy Tinangon saat membacakan pesan Wali Kota.
Guna mencapai hasil optimal, para peserta diharapkan dapat melahap setiap tahapan pelatihan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Pemerintah Kota Bitung mendorong para calon Paskibraka untuk terus memupuk rasa cinta tanah air, tekad belajar, dan semangat pantang menyerah.
Setiap sesi latihan fisik maupun mental hendaknya menjadi sarana untuk memperkuat kerja sama tim.
“Jadikan setiap latihan sebagai kesempatan untuk menempa mental, memperkuat karakter, dan membangun kerja sama tim,”
lanjut Tinangon membakar semangat para peserta.
Kesiapan fisik dan mental para peserta akan diuji pada puncak perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.
Pemerintah optimis para peserta mampu menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan sempurna dan penuh kehormatan.
Pemerintah Kota Bitung juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pembina. Dedikasi para instruktur dalam membimbing serta menempa calon pengibar bendera menjadi kunci suksesnya pembentukan generasi berjiwa patriotik.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan daerah, di antaranya Kepala SMAN 2 Bitung Maxy Awondatu, S.Pd.,M.Pd., Kepala SMAN 1 Bitung, Syane Buisang, S.Pd , Kepala SMKN 2 Bitung, Meryati Taengetan, S.Pd., M.A.P., Kepala MAN Bitung Hj. Latifa Mamang, S.Pd., M.Pd.
Hadirnya jajaran ASN, jajaran pelatih, dan puluhan siswa pendukung kian menegaskan komitmen bersama dalam mengawal suksesnya peringatan hari kemerdekaan tahun ini. (kiti)



















