Panglima Milenial Aceh Apresiasi Kebijakan Kenaikan Dana HUNTAP, Tekankan Transparansi dan Ketepatan Sasaran

- Editor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH_Tribuneindonesia.com

Ketua Panglima Milenial Aceh, Teuku Musliadi, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Aceh, serta seluruh pemerintah kabupaten/kota atas kebijakan peningkatan bantuan pembangunan Rumah Hunian Tetap (HUNTAP) di Provinsi Aceh dari semula Rp.60 juta menjadi Rp.70 juta per unit.

Peningkatan nilai bantuan tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembangunan rumah sehingga memenuhi standar konstruksi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNPB, Kementerian PUPR, Pemerintah Aceh, serta seluruh pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan masyarakat akan hunian tetap. Penambahan anggaran ini merupakan langkah strategis yang patut didukung bersama,” ujar Teuku Musliadi.

Tambahan anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal agar setiap unit rumah yang dibangun memiliki kualitas yang baik dan benar-benar memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi para penerima manfaat. Dengan demikian, masyarakat yang selama ini masih tinggal di tenda maupun hunian sementara dapat segera menempati rumah permanen yang layak.

Baca Juga:  Program GAPIT, IPARI Bireuen Terus Upayakan Lakukan Pembinaan pada Masyarakat

Teuku Musliadi juga mengimbau seluruh aplikator atau inventor yang telah memperoleh izin clearing dari Kementerian PUPR, seperti RISHA, RTG-RHODAS, RRUPAWAN, SIG, dan RAG, agar segera melakukan pendataan ulang terhadap SPPR (Surat Pernyataan Pembangunan Rumah). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan lebih cepat, tertib, dan tepat sasaran.

Pendataan ulang SPPR perlu segera dilakukan agar proses pembangunan tidak mengalami keterlambatan. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan program ini sehingga seluruh masyarakat yang berhak dapat segera menerima manfaatnya,” tegasnya.

Teuku Musliadi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan pengawasan dalam pelaksanaan program HUNTAP agar setiap tahapan pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Harapan kami, program pembangunan Rumah Hunian Tetap ini dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait, kita optimistis kebutuhan hunian layak bagi masyarakat dapat segera terpenuhi,” tutup Teuku Musliadi.

Berita Terkait

Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Diseminasi Hasil Penelitian, Bupati Bireuen Tekankan Pentingnya Riset dalam Kebijakan Pembangunan
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
Pemusnahan 104 & 54 Hasil Razia BB Knalpot Raccing (blong) Secara Simbolis Oleh Kapolres didampingi Bupati Aceh Tenggara
Pertandingan Open Tournament Bola Basket Piala Panglima TNI 2026 di Hari Ke-5 
PINTER Serahkan 1.000 PJU TS untuk Pegunungan Arfak, Buka Kolaborasi Investasi Daerah
Serunya Sudaryono Makan MBG Bareng Siswa di Kupang
Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:46

Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan

Kamis, 17 September 2026 - 15:48

Diseminasi Hasil Penelitian, Bupati Bireuen Tekankan Pentingnya Riset dalam Kebijakan Pembangunan

Kamis, 17 September 2026 - 15:35

Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat

Kamis, 17 September 2026 - 15:01

Pertandingan Open Tournament Bola Basket Piala Panglima TNI 2026 di Hari Ke-5 

Kamis, 17 September 2026 - 14:55

PINTER Serahkan 1.000 PJU TS untuk Pegunungan Arfak, Buka Kolaborasi Investasi Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 14:48

Serunya Sudaryono Makan MBG Bareng Siswa di Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 10:39

Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut

Kamis, 17 September 2026 - 09:08

Dulu Hanya Duduk Menyaksikan Pendeta Berkhotbah, kini Ia Berdiri Di Mimbar Yang Sama.”

Berita Terbaru