TribuneIndonedia.com I Deli Serdang-Paket makanan bergizi berpindah dari tangan petugas menuju ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Sunggal. yang dipantau bukan hanya isi kotak makanan, melainkan mata rantai pemenuhan gizi sejak awal kehidupan. Asri Ludin Tambunan memilih melihat langsung pelaksanaannya, memastikan sasaran utama memperoleh haknya tanpa hambatan.
Perhatian tertuju pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan, periode yang menentukan kualitas generasi berikutnya. Asri menanyakan satu per satu layanan kesehatan yang diterima penerima manfaat, mulai dari tablet tambah darah, pemeriksaan kehamilan di Posyandu, hingga layanan ultrasonografi (USG). Seluruh layanan tersebut dipastikan dapat diakses tanpa biaya.
Semua pemeriksaan ini gratis, silakan dimanfaatkan sebaik mungkin agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar Asri kepada para ibu.
Pemenuhan gizi, menurutnya, tak berhenti pada makanan yang tersaji. Rantai penyediaan bahan pangan ikut menentukan keberhasilan program. Seusai peninjauan, berlangsung penandatanganan nota kesepahaman serta pernyataan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa Merah Putih Sei Semayang. kerja sama itu membuka jalan bagi koperasi menjadi pemasok kebutuhan dapur gizi.
Skema tersebut memberi ruang lebih besar bagi hasil panen petani, produk UMKM, serta komoditas koperasi lokal agar terserap langsung sebagai bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).Harapannya, manfaat program tak hanya dirasakan penerima makanan, tetapi juga pelaku usaha kecil hingga petani.
Aspek yang paling penting ialah manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk petani, UMKM, dan koperasi yang ikut memasok kebutuhan program,” kata Asri.
Sebanyak 35 SPPG di Kecamatan Sunggal telah menyatakan kesiapan memakai produk lokal melalui Koperasi Desa Merah Putih. Asri juga mengingatkan pengelola dapur gizi agar menjaga mutu makanan. tak boleh ada makanan yang tak layak konsumsi ataupun berakhir menjadi limbah.
Dapur gizi perlu mengambil bahan pangan langsung dari petani, UMKM, serta koperasi. Potensi daerah patut menjadi pilihan utama agar manfaat program semakin luas,” ujarnya.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Jelita Asri Ludin Tambunan, Kepala Korwil SPPG Yoga Aztrianto, para Kepala SPPG se-Kecamatan Sunggal, perangkat terkait, serta penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.(Ilham Gondrong)



















