TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Garis start di Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru-Biru, menjadi titik pertemuan ribuan pelari dari berbagai kelompok usia. mereka datang membawa tujuan yang berbeda. ada yang memburu catatan waktu terbaik, ada yang menguji ketahanan, ada pula yang menantang diri menaklukkan lintasan yang membelah kawasan pedesaan, Minggu, 26 Juli 2026.
Ajang lari bertajuk Run 2026 itu diikuti 1.726 peserta yang terbagi dalam empat kategori, yakni Pelajar Putra, Pelajar Putri, Umum Putra, dan Umum Putri. Pelepasan peserta dilakukan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagalung. Lintasan dipenuhi langkah-langkah panjang yang terus bergerak menuju garis akhir.
Olahraga lari dalam beberapa tahun terakhir menjelma menjadi ruang baru bagi masyarakat. bukan hanya menjadi kegiatan kebugaran, melainkan juga tempat lahirnya persaingan yang sehat. ajang seperti ini memberi peluang bagi pelari muda untuk mengukur kemampuan di hadapan lawan yang datang dari berbagai daerah.
dalam sambutannya, Zainal Abidin Hutagalung menyebut penyelenggaraan lomba diarahkan untuk memperluas budaya hidup sehat sekaligus membuka ruang pembinaan atlet. menurut dia, olahraga membutuhkan kesinambungan agar mampu melahirkan pelari yang sanggup bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
data peserta memperlihatkan dominasi kelompok pelajar. Kategori Pelajar Putra diikuti 841 orang, disusul Pelajar Putri 344 peserta. Pada kategori umum tercatat 220 pelari putra dan 321 pelari putri. Angka itu menunjukkan minat terhadap olahraga lari terus bertumbuh, terutama di kalangan generasi muda.
Selama perlombaan berlangsung, lintasan berada dalam pengawasan panitia, aparat keamanan, dan tenaga kesehatan. Seluruh peserta menuntaskan perlombaan dengan tertib hingga garis akhir.
nama-nama terbaik dari setiap kategori kemudian naik ke podium untuk menerima penghargaan. Namun nilai utama dari perlombaan ini tidak berhenti pada daftar juara. Lintasan telah menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit pelari yang kelak berpeluang membawa prestasi ke level yang lebih tinggi.(Ilham Gondrong)


















