Fraksi Menguji Arah Anggaran

- Editor

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Ruang rapat DPRD di Lubuk Pakam berubah menjadi arena adu pandang. Bukan hanya menyimak naskah hukum, melainkan menguji arah belanja daerah, mengukur kecermatan penggunaan uang rakyat, serta menelisik kebijakan yang bakal menentukan wajah pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.

Selasa, 21 Juli 2026, agenda paripurna memasuki tahap penting. Fraksi-fraksi menyampaikan pandangan umum terhadap sejumlah rancangan peraturan daerah. Perhatian terbesar mengarah pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. di titik inilah berbagai pertanyaan mulai bermunculan, sebab setiap angka pada dokumen anggaran menyimpan konsekuensi bagi pelayanan masyarakat.

Bupati diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagalung. Sidang dipimpin Wakil Ketua I DPRD, Agustiawan Saragih, serta dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, dan para kepala perangkat daerah.

Selain laporan pertanggungjawaban APBD 2025, pembahasan juga menyentuh perubahan aturan pajak daerah dan retribusi daerah, penyelenggaraan penanggulangan bencana, penataan susunan perangkat daerah, hingga usulan Badan Pembentukan Peraturan Daerah sesuai Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2026.

Baca Juga:  Audiensi Kakanwil Kemenkum Sulut dengan Walikota Bitung: Tingkatkan Kesadaran Hukum dan Keadilan

Pandangan fraksi tak berhenti pada uraian normatif. sejumlah catatan diarahkan kepada upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, memperbaiki efektivitas pengelolaan keuangan, serta memastikan dana transfer dari pusat maupun provinsi memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Kritik dan saran itu menjadi bahan bagi tahapan pembahasan berikutnya sebelum rancangan tersebut ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Zainal Abidin Hutagalung berharap seluruh rancangan yang diajukan mampu melahirkan produk hukum daerah yang berkualitas, adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat tata kelola serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga.

Paripurna kali ini memperlihatkan bahwa pembentukan aturan tak hanya berkutat pada pasal demi pasal. di balik setiap rumusan hukum, tersimpan pertaruhan mengenai arah anggaran, efektivitas kebijakan, dan cara daerah menjawab kebutuhan masyarakat pada masa mendatang.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

​Pelindo Bitung Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas Lewat Koordinasi Strategis Bersama Polres
Jejak Kerikil di Balik Kaca Pecah
​Peringati Hari Koperasi ke-79, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Modernisasi Ekonomi di Bitung
Kilau Benang Emas di Panggung PRSU
Penghormatan Terakhir untuk Khairul Arzani
​Wujud Kepedulian Nyata, Begini Momen Hangat Wali Kota Bitung Saat Membaur di Rumah Duka Warga
Panen Padi, Jawaban Cepat untuk Sawah Ramunia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:19

​Pelindo Bitung Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas Lewat Koordinasi Strategis Bersama Polres

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:18

Jejak Kerikil di Balik Kaca Pecah

Senin, 20 Juli 2026 - 05:31

​Peringati Hari Koperasi ke-79, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Modernisasi Ekonomi di Bitung

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:17

Kilau Benang Emas di Panggung PRSU

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:47

Penghormatan Terakhir untuk Khairul Arzani

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:21

​Wujud Kepedulian Nyata, Begini Momen Hangat Wali Kota Bitung Saat Membaur di Rumah Duka Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:47

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:11

Panen Padi, Jawaban Cepat untuk Sawah Ramunia

Berita Terbaru