​Bea Cukai Bitung Intensifkan Pemantauan Harga Rokok di Pasar Guna Evaluasi Kebijakan Cukai

- Editor

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comKantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bitung (KPPBC TMP C Bitung) bergerak memanfaatkan momentum bulan Juni untuk memperketat pengawasan di sektor hasil tembakau, Selasa (30/06/26).

Langkah ini diambil melalui aksi turun lapangan guna memantau dinamika harga produk di tingkat konsumen.

​Langkah taktis yang dikemas dalam kegiatan Pemantauan Harga Transaksi Pasar (HTP) Hasil Tembakau ini sengaja digelar di berbagai wilayah yang masuk dalam peta pengawasan KPPBC TMP C Bitung.

Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh kebijakan cukai nasional dapat diimplementasikan secara tepat sasaran.

Agenda pengawasan berkala ini dibagi ke dalam beberapa gelombang pelaksanaan.

Fase pertama berjalan selama dua hari, tepatnya pada tanggal 9 hingga 10 Juni 2026, dengan menyasar sejumlah titik strategis di Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.

​Secara lebih rinci, tim bentukan Bea Cukai Bitung menyisir area perdagangan di Kecamatan Airmadidi dan Kecamatan Likupang Timur untuk wilayah Minahasa Utara.

Sementara untuk area Kota Bitung, petugas memfokuskan pemantauan di Kecamatan Matuari dan Kecamatan Madidir.

​Tidak berhenti di situ, Korps Prosedur Kepabeanan ini melanjutkan eskalasi pemantauannya pada pertengahan bulan, yakni tanggal 18 sampai 20 Juni 2026. Kali ini, wilayah yang menjadi target operasi adalah Kecamatan Tutuyan, yang terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Selama proses monitoring di lapangan, personil Bea Cukai Bitung berinteraksi langsung dengan ekosistem perdagangan retail.


Mereka mendatangi berbagai sarana penjualan eceran, mulai dari toko kelontong modern, kios-kios kecil, hingga warung kelontong tradisional yang menjajakan produk tembakau.


​Fokus utama para petugas di lapangan adalah mengompilasi data riil mengenai harga jual komoditas hasil tembakau yang sedang beredar di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Enam Bulan Pascabencana, Surya Dharma Pertanyakan Keseriusan Bupati Bireuen

Pengumpulan data primer ini dinilai krusial guna menangkap potret kondisi pasar yang tidak hanya aktual, tetapi juga memiliki akurasi tinggi.

​Bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, agenda Pemantauan HTP bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah instrumen strategis.

Lewat skema ini, otoritas keuangan negara dapat memperoleh basis data yang valid mengenai harga transaksi riil di level konsumen akhir.

​Nantinya, seluruh informasi kuantitatif dan kualitatif yang berhasil dihimpun akan dikaji secara mendalam.

Data tersebut diproyeksikan sebagai instrumen analisis sekaligus bahan evaluasi fundamental dalam merumuskan kebijakan fiskal cukai dan mengukur tingkat kepatuhan para pelaku usaha.

​Menariknya, operasi lapangan ini tidak hanya bersifat pengawasan pasif. Petugas Bea Cukai Bitung juga menyisipkan agenda edukasi persuasif kepada para pedagang, khususnya mengenai pentingnya komitmen memperjualbelikan produk tembakau yang legal dan dilekati pita cukai asli.

​Sinergi antara pengawasan harga dan sosialisasi ini diharapkan mampu mengerek pemahaman masyarakat secara linier.

Dengan meningkatnya kesadaran kolektif di tingkat akar rumput, mata rantai peredaran rokok ilegal di wilayah Sulawesi Utara diyakini dapat ditekan secara signifikan. ​

“Pelaksanaan HTP ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen kami dalam mengemban dualisme fungsi, yakni sebagai pelindung masyarakat (community protector) sekaligus pemungut penerimaan negara (revenue collector),”

tegas Kepala KPPBC TMP C Bitung Didit Prayudi Sidharta dalam pernyataan resminya.

​Sebagai penutup, manajemen KPPBC TMP C Bitung menegaskan komitmennya untuk mengawal kegiatan pengawasan ini secara berkesinambungan di seluruh yurisdiksi kerja mereka.

Langkah konsisten tersebut akan terus dipelihara demi menjaga iklim usaha yang sehat serta mengoptimalkan penerimaan kas negara berlandaskan integritas tinggi. (kiti)

Berita Terkait

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:14

Perkuat Sinergi Syariah, Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp400 Juta Melalui Baitul Mal Simeulue

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:41

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Simeulue Hebat, Indonesia Kuat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:27

​Tekan Angka TBC, Pemkot Bitung Gencarkan Gerakan Terintegrasi “Ketuk Pintu” Hingga ke Rumah Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:09

Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37

KINERJA PEMKAB SIMEULUE DAPAT PENGAKUAN NASIONAL TAHUN 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:59

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00

Satuan Lantas Polres Simeulue Semarakkan HUT RI ke 81 Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Jalan Raya

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:35

Feature dan Opini

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:18