Bireuen/Tribuneindonesia.com
Bupati Bireuen, Mukhlis, menghadiri Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Magister Angkatan XL (40) Tahun 2026 Universitas Almuslim yang berlangsung di kampus induk universitas tersebut di Kecamatan Peusangan, Bireuen, Sabtu 20 Juli 2026. Pagi
Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh suasana kebanggaan itu menjadi momentum bersejarah bagi ratusan lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi mereka.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari pimpinan dan anggota DPRK Bireuen, perwakilan Pemerintah Aceh, unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, pimpinan perguruan tinggi, tokoh pendidikan, hingga keluarga besar para wisudawan dan wisudawati.
Gubernur Aceh diwakili oleh A. Murtala yang hadir bersama sejumlah pejabat daerah. Turut hadir pula Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Ketua Pembina dan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, Ketua dan Anggota Senat Universitas Almuslim, rektor beserta jajaran wakil rektor, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, unsur Forkopimcam Peusangan, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, serta para tamu undangan lainnya.
Bupati Bireuen menyampaikan rasa bahagia, bangga, dan terhormat dapat hadir pada momen akademik yang sangat penting tersebut. Sebagai kepala daerah sekaligus alumni Universitas Almuslim, Mukhlis mengaku memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan kampus yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup dan kariernya.
Menurutnya, Universitas Almuslim bukan sekadar lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga institusi yang telah melahirkan banyak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan, baik di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, maupun di tingkat nasional.
“Saya berdiri di hadapan Saudara-saudara sekalian pada hari yang khidmat ini dengan membawa kebahagiaan, kehormatan, sekaligus kebanggaan tersendiri. Selaku Kepala Daerah sekaligus salah seorang alumni yang pernah menimba ilmu di Universitas Almuslim, saya merasakan ikatan emosional yang sangat kuat dengan almamater tercinta ini,” ujar Bupati di hadapan para peserta wisuda.
Ia menegaskan bahwa wisuda merupakan puncak dari sebuah proses panjang yang dilalui dengan penuh perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi. Keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebahagiaan bagi orang tua, keluarga, serta seluruh sivitas akademika yang telah mendampingi perjalanan akademik mereka.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen dan seluruh masyarakat, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan Program Diploma, Sarjana, dan Magister yang diwisuda pada tahun ini. Ia berharap capaian akademik yang telah diraih dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Keberhasilan yang Saudara raih hari ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, serta doa dan dukungan tanpa henti dari orang tua, keluarga, dan seluruh sivitas akademika. Momentum wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada masyarakat, bangsa, dan daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa para lulusan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa mendatang. Perkembangan teknologi yang sangat cepat, perubahan sosial yang dinamis, serta kompetisi global yang semakin ketat menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan kemampuan beradaptasi.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik yang baik. Mereka juga harus memiliki integritas, karakter yang kuat, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta semangat inovasi agar mampu bersaing dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Saya berharap lulusan Angkatan XL Tahun 2026 mampu menjadi agen perubahan yang inovatif, produktif, dan mampu menciptakan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
















