Manado | Tribuneindonesia.com – Sebuah momentum penting dalam menjaga kedaulatan negara kembali bergulir di Sulawesi Utara.
Komandan (Kodaeral) VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., menghadiri langsung Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia pada Minggu (14/6/26).
Prosesi pelepasan prajurit Yonarmed 19/Bgn Dam XIII/Mdk Tahun Anggaran 2026 tersebut dipusatkan di Dermaga 1 Peti Kemas Bitung.
Gelaran upacara ini menjadi bukti nyata dari komitmen dan kesiapan berkelanjutan TNI dalam mengawal wilayah teritorial negara.
Selain untuk menegakkan kedaulatan di garis depan, penugasan ini difokuskan untuk memperkuat sistem keamanan di area perbatasan serta menjamin kondusivitas bagi warga sekitarnya.
Kehadiran para prajurit diharapkan mampu memberikan rasa aman yang absolut bagi masyarakat di sepanjang perbatasan Indonesia dan Malaysia.
Demi mengoptimalkan pergerakan pasukan di lapangan, serangkaian dukungan materiil juga diserahkan dalam kesempatan tersebut.
Satgas Pamtas menerima bantuan operasional berupa tiga unit sepeda motor jenis trail. Penyerahan kendaraan ini dirancang khusus untuk mempermudah pergerakan taktis personel selama masa penugasan.
Fasilitas kendaraan roda dua tersebut dinilai sangat krusial mengingat kondisi geografis wilayah perbatasan yang terkenal ekstrem.
Dengan adanya motor trail ini, mobilitas personel diharapkan tidak terhambat saat melakukan patroli rutin. Medan yang berat dan menantang di sepanjang garis batas negara kini dapat dijangkau dengan lebih cepat dan efisien.
Di sela-sela kegiatan, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi memberikan apresiasi mendalam serta dukungan moril yang tinggi kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia TA 2026.
Jenderal bintang dua tersebut menegaskan pentingnya dedikasi total dalam mengemban amanah negara di wilayah perbatasan.
Lebih lanjut, Dankodaeral VIII mengingatkan para prajurit untuk selalu mendahulukan faktor keselamatan dan menjaga kondisi kesehatan di medan operasi.
Ia berharap seluruh personel dapat menuntaskan misi dengan penuh tanggung jawab.
Tugas suci ini diharapkan selesai dengan gemilang, sehingga pasukan dapat kembali ke kesatuan dengan membawa kebanggaan bagi bangsa.
Upacara pemberangkatan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara serta pejabat utama Kodam XIII/Merdeka.
Tampak hadir mendampingi Dankodaeral VIII antara lain Asops, Dansatrol, Kadissyahal,dan Dandenintel Kodaeral VIII.
Prosesi pelepasan semakin khidmat dengan kehadiran Komandan KRI Teluk Calang-524, Komandan KRI Kakap-811, Komandan KRI Selar-879, serta sejumlah tamu undangan penting lainnya. (talia)














