Harga Bahan Pokok Terus Meroket, Warga Keluhkan Dampak MBG dan Minta Pemerintah Evaluasi

- Editor

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh – tribuneindonesia.com. Kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir semakin dikeluhkan masyarakat. Harga beras, telur, cabai, bawang, minyak goreng hingga berbagai kebutuhan pokok lainnya dinilai terus mengalami kenaikan yang cukup memberatkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di berbagai daerah, warga mulai mempertanyakan penyebab melonjaknya harga kebutuhan sehari-hari tersebut. Sebagian masyarakat menduga meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut berpengaruh terhadap tingginya permintaan bahan pokok di pasaran.

Keluhan tersebut semakin ramai diperbincangkan di tengah masyarakat. Bahkan, ada warga yang meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut apabila memang terbukti memberikan dampak terhadap kenaikan harga pangan.

“Kami tidak menolak program yang tujuannya baik, tetapi pemerintah juga harus melihat kondisi masyarakat saat ini. Harga kebutuhan pokok semakin mahal dan rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, kebutuhan dapur yang sebelumnya masih terjangkau kini mulai menguras penghasilan keluarga. Kondisi ini membuat banyak masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga daya beli rakyat.

Baca Juga:  Babinsa Jeumpa Bantu Warga Pengecoran Halaman Rumah, Wujud Kepedulian dan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan bahwa kenaikan harga bahan pokok dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari distribusi, ketersediaan stok, biaya transportasi, kondisi cuaca, hingga mekanisme pasar. Karena itu, diperlukan kajian dan data yang akurat untuk mengetahui penyebab utama kenaikan harga yang terjadi.

Masyarakat berharap pemerintah pusat maupun daerah tidak menutup mata terhadap kondisi yang sedang dirasakan rakyat. Evaluasi terhadap berbagai kebijakan pangan dinilai penting agar tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak berujung pada bertambahnya beban ekonomi warga.

Jika memang ada kebijakan yang berdampak pada naiknya harga kebutuhan pokok, maka pemerintah harus berani mengevaluasi dan mencari solusi terbaik. Yang dibutuhkan rakyat saat ini adalah harga yang stabil dan terjangkau, demikian harapan yang disampaikan sejumlah warga.[]

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika
Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan
Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan
Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Ceret di Aceh Tengah Disorot
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06

Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59

Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:53

Dari Sampah Menjadi Karya Seni: Miftahussakdan Dorong Kreativitas dan Kesadaran Lingkungan Melalui SavExpo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:46

Xplore Indonesia Luncurkan Antologi Pemikiran Tokoh Nasional, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Hari Sumpah Pemuda

Berita Terbaru