APBK Bireuen 2026 Belum Memihak Kepada Rakyat, Fraksi PKB Soroti Kinerja Pemkab Bireuen

- Editor

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen Tahun Anggaran 2026 sebesar lebih dari Rp1,8 triliun belum berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Surya Dharma SH yang didampingi Ketua Fraksi PKB, Nanda Rizka SPdI (Abi Nanda), dalam konferensi pers dengan wartawan liputan Bireuen di Meuligoe Residence Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Aceh, Kamis (21/5/2026).

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen dari Fraksi PKB menyoroti kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang dipimpin Mukhlis-Razuardi. Mereka menilai, salah satu sektor yang belum mendapatkan perhatian maksimal dalam APBK 2026 adalah bidang pertanian. Banyak saluran irigasi, saluran cacing, hingga areal persawahan yang rusak akibat banjir hingga kini belum tertangani secara optimal.

Surya Dharma menyebutkan, penanganan kerusakan sektor pertanian tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah pusat, melainkan juga membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

“Karena tidak ada alokasi anggaran dari pemerintah daerah, penanganannya tidak maksimal. Sampai sekarang petani belum bisa bercocok tanam,” ujar Surya Dharma.

Selain sektor pertanian, Surya Dharma juga menilai sektor perikanan belum mendapatkan perhatian memadai dalam penyusunan APBK Bireuen 2026. Ia bahkan menyebut sektor pemberdayaan masyarakat tidak mendapat alokasi anggaran sama sekali.

Baca Juga:  Yahdi Hasan Masuk 5 Besar Calon Ketua DPRA, Figur Kuat dari Wilayah Tengah Kian Diperhitungkan

Surya Dharma juga mengaku Fraksi PKB tidak dilibatkan dalam pembahasan APBK Bireuen Tahun 2026. Ia menjelaskan, saat pembahasan anggaran berlangsung dirinya sedang berada di Langsa dan sempat meminta tim Badan Anggaran (Banggar) terlebih dahulu memanggil dinas atau Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk membahas kebutuhan masing-masing instansi sambil menunggu dirinya kembali. Namun, menurut dia, usulan tersebut tidak direspons oleh tim Banggar.

“Akhirnya saya tidak mau menandatangani lembar pengesahan APBK Bireuen. APBK 2026 tetap disahkan tanpa tanda tangan saya,” ujarnya sesal.

Hal senada juga dikatakan Ketua Fraksi PKB DPRK Bireuen, Nanda Rizka atau yang akrab disapa Abi Nanda. Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap penyusunan APBK Bireuen 2026 yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat luas.

Abi Nanda turut menyoroti lambatnya penanganan bencana banjir oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen. Menurutnya, masih banyak hak korban banjir yang belum dipenuhi hingga saat ini.

Politisi PKB ini mengaku pihaknya kesulitan memperoleh data terkait bantuan bencana dari BPBD Bireuen. “Kami sudah menyurati BPBD Bireuen terkait bantuan, namun mereka tidak terbuka kepada kami,” cetus Abi Nanda. (*)

Berita Terkait

Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan
Himpunan Mahasiswa hukum tata i 40 tabung gas LPJ,ambal,pakaian layak dankebutuhan sekolah, langsung kepada korban kebakaran di pasar jagong jeget kamis 13.agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak
MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18

Pas Pula, Jalan Keluar bagi Pasien Tanpa Jaminan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:05

Dampingi Gubernur Sulut di Dermaga Satrol, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Peringatan HUT Kodaeral VIII

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:57

Dapur MBG dan Peta yang Belum Tuntas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:07

Jembatan Merah Putih dan Jejak Proyek Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06

Pergantian Dandim dan Ujian Jejaring Kekuasaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:27

Akses Keuangan, Target yang Dikejar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:14

Perkuat Sinergi Syariah, Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp400 Juta Melalui Baitul Mal Simeulue

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:09

Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pas Pula, Jalan Keluar bagi Pasien Tanpa Jaminan

Jumat, 14 Agu 2026 - 08:18