Aksi Koboi Jalanan di Kumersot Berakhir di Tangan Team Tarsius dan Patroli Barat

- Editor

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.com –  Stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Bitung kembali diuji oleh aksi premanisme jalanan.

Dua pemuda yang nekat menebar teror dengan senjata tajam (sajam) di Kelurahan Kumersot, Kecamatan Ranowulu, akhirnya bertekuk lutut setelah disergap oleh gabungan tim elite kepolisian pada Minggu (10/5/20) dini hari.

​Aksi meresahkan ini bermula ketika pelaku berinisial D (31) dan K (20), keduanya warga setempat, mengamuk di tengah pemukiman warga sekitar pukul 01.20 WITA.

Tanpa alasan yang jelas, keduanya berteriak menantang duel siapa pun yang melintas, sembari mengacungkan senjata tajam yang memicu ketakutan luar biasa bagi penduduk sekitar.

​Merespons laporan darurat warga, Team Tarsius Presisi yang dipimpin AIPDA Angky Koagow bergerak cepat melakukan penetrasi ke lokasi kejadian.

Tidak bekerja sendiri, tim ini memperkuat barisan melalui sinergi taktis bersama personel Patroli Barat di bawah komando IPDA Ronny Wangkanusa guna mengepung ruang gerak para pelaku.

​Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mendapati suasana mencekam di mana kedua pelaku masih melakukan aksi provokatif di sepanjang jalan.

Dengan langkah terukur dan profesional, petugas langsung melakukan penyergapan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat amukan senjata tajam tersebut.

​Dalam operasi kilat tersebut, polisi berhasil melumpuhkan pelaku D di lokasi utama.

Dari tangan pria berusia 31 tahun ini, petugas menyita dua bilah pisau badik yang digunakan untuk mengancam warga. Ketegasan petugas membuat pelaku tak berkutik saat diminta menyerah.

Baca Juga:  Kepala PLN Cabang Kutacane Pirwan moesnadi Diduga Bungkam Mengenai Pembayaran Tunggakan Listrik Kutacane

​Drama sempat terjadi ketika pelaku K mencoba meloloskan diri dengan memanfaatkan kegelapan malam menuju arah perkampungan. Namun, pelariannya tidak berlangsung lama; koordinasi sigap antara Team Tarsius dan Patroli Barat berhasil menutup jalur pelarian hingga ia diringkus beserta satu bilah pisau badik sebagai barang bukti.

​Total tiga bilah senjata tajam jenis pisau badik kini telah diamankan sebagai bukti kuat tindakan pidana yang dilakukan kedua pemuda tersebut. Setelah dipastikan kondusif, kedua tersangka langsung digelandang ke Mako Polres Bitung untuk menjalani proses penyidikan lebih mendalam.

​Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, SIK., MH., menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk komitmen institusinya dalam menjaga marwah kamtibmas.

Ia memastikan bahwa kepolisian hadir sebagai garda terdepan untuk menghalau segala bentuk anarkisme di wilayah Bitung. ​

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi tindakan yang mengganggu ketenangan masyarakat, apalagi menggunakan senjata tajam. Respons cepat ini adalah janji kami untuk menjaga Bitung tetap kondusif,”

tegas AKP Ahmad Anugrah dalam pernyataan resminya.

​Menutup keterangannya, Kasat Reskrim mengimbau generasi muda agar menjauhi perilaku destruktif dan tidak mudah terprovokasi oleh perselisihan yang berujung pada pelanggaran hukum.

Keberhasilan penangkapan ini menjadi pengingat keras bahwa setiap tindakan yang mengancam nyawa orang lain akan berhadapan dengan sanksi hukum yang tegas. (kiti)

Berita Terkait

Sinergi Digital Bitung Perkuat Pelantikan PWI Sulut 2026
Kodim 1310/Bitung Gelar Kerja Bakti Massal di Kampung Candi Guna Mewujudkan Indonesia ASRI
Dugaan Intimidasi Guru PPPK di SDN 2 Lawe Dua, LSM PERKARA Desak Evaluasi PLT Kepsek
Muhajir Ismail Membawa Semangat Baru Pendidikan Bireuen
Inspirasi Wisuda: Marshanda Maharani Raih Cum Laude di UBHARA Jaya, Tekankan Pentingnya Resiliensi
Bupati Bireuen Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh
Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang
Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:06

Dugaan Intimidasi Guru PPPK di SDN 2 Lawe Dua, LSM PERKARA Desak Evaluasi PLT Kepsek

Senin, 11 Mei 2026 - 12:42

Wartawan Gelar Aksi Damai di Lapas Labuhan Ruku, Kalapas Sampaikan Permohonan Maaf dan Janji Pembenahan

Senin, 11 Mei 2026 - 04:47

Pelantikan Pengurus FKP70 Periode 2026–2030 “Menguat Silahturahmi, Bersinergi Membangun Generasi”

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:38

CV. Tona Jaya Kupi Dorong UMKM Kopi Aceh Tembus Pasar Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:25

Miris, Bocah 11 Tahun Diduga Dianiaya Dua Perempuan Dewasa di Pidie

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:04

DPD PJS Aceh Tegaskan Siap Hadir dan Ambil Peran Strategis di Rapimnas DPP PJS 2026 Jakarta

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:00

Putusan MA Diabaikan, Lamsin SKD Angkat Bicara: “Jangan Permainkan Hukum Negara”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:21

Putusan MA Sudah Sampai ke Kabag Hukum, Pemkab Aceh Tenggara Dinilai Belum Bergerak Cepat

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bupati Asri–Lom Lom Gerak Cepat Jawab Keluhan Petani dan Peternak Percut Sei Tuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:42

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pertama di Sumut, Kepala Dusun di Deli Serdang Terima Insentif Pajak PBB-P2

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:21