Kunjungi Bitung, Menhan Sjafrie Tekankan Prajurit Yonif TP 916 Harus Profesional dan Dekat dengan Rakyat

- Editor

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comMenhan RI Tinjau Pembangunan Yonif TP 916/Bara Sakti di Bitung: Langkah Strategis Memperkokoh Kedaulatan Rakyat, Jumat (08/05/26).

​Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, selaku Menteri Pertahanan Republik Indonesia, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916/Bara Sakti.

Agenda penting ini berlangsung di Rusunawa Tangkoko, Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, pada Kamis (07/05).

​Langkah taktis ini diawali dengan pendaratan helikopter yang membawa rombongan Menhan di Lapangan Sepakbola Stadion Duasudara Bitung.


Setibanya di lokasi, Menhan yang didampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus disambut jajaran petinggi militer daerah, termasuk Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo dan Danrem 131/Stg Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrindam XIII/Mdk Brigjen TNI Wempi Ramandai serta Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ.


​Fokus utama dalam kunjungan kerja ini adalah memastikan bahwa fasilitas pertahanan strategis di wilayah Sulawesi Utara berjalan sesuai rencana.

Yonif TP 916/Bara Sakti diproyeksikan menjadi satuan teritorial pembangunan yang memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas serta mendukung percepatan pembangunan di Kota Bitung.

​Dalam orasinya di hadapan para prajurit, Menhan menegaskan bahwa kekuatan pertahanan negara tidak boleh hanya terpaku pada kemegahan fisik bangunan.

Ia menitikberatkan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama yang akan menentukan ketangguhan TNI di masa depan.

Menhan menggarisbawahi profil prajurit Yonif TP yang harus dibentuk menjadi sosok Infanteri profesional dengan tingkat disiplin yang tidak bisa ditawar. Loyalitas dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara disebut sebagai harga mati bagi setiap personel yang tergabung dalam satuan baru ini.

​”Kemampuan mumpuni, karakter yang kuat, serta kecintaan yang mendalam terhadap tanah air dan rakyat adalah atribut wajib bagi prajurit Yonif TP,”

tegas Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan arahan langsung di lokasi proyek pembangunan.

Baca Juga:  ​Pererat Silaturahmi Lintas Umat, Walikota Bitung Hadiri Tradisi Ketupatan di Markas BSM

​Lebih lanjut, ia memaparkan visi pertahanan rakyat semesta di mana kekuatan TNI diukur dari sejauh mana mereka menyatu dengan masyarakat. TNI diharapkan tidak hanya menjadi pelindung, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata atas berbagai problematika yang dihadapi warga di sekitar wilayah tugas.

​Komitmen Kementerian Pertahanan melalui kunjungan ini adalah untuk menciptakan postur pertahanan yang humanis namun tetap mematikan dalam konteks tempur.

Konsep ini berakar pada semangat kebangsaan yang menempatkan rakyat sebagai mitra utama dalam menjaga kedaulatan negara.


​Turut hadir dalam rombongan tingkat tinggi tersebut adalah Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Wakasad Letjen TNI M. Saleh Mustafa.


Kehadiran para perwira tinggi ini menunjukkan betapa krusialnya pembangunan Yonif TP 916/Bara Sakti dalam peta jalan pertahanan nasional tahun 2026.

​Menutup rangkaian kunjungan, koordinasi intensif dilakukan bersama jajaran logistik dan informasi pertahanan, termasuk Kabaloghan Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Karo Infohan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan dapat mempercepat operasionalisasi Yonif TP 916/Bara Sakti demi pengabdian terbaik di Sulawesi Utara. (kiti)

Berita Terkait

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa
Google dan Sistem Kecerdasan: Membangun Peradaban Bangsa Melalui Pengetahuan
Hilangnya Semangat Gotong Royong dan Pentingnya Membangun Kecerdasan Bangsa
Babinsa Posramil Peulimbang Latih PBB Siswa SMAN 1 Peulimbang
Solidaritas Mengalir, K3S Tanah Jambo Aye Gelar Rapat Sosial Bantu Dua Siswa Korban Musibah
Pengecoran Tiang Tandon Air TMMD ke-129 di Blang Cot Dikerjakan Satgas dan Warga
Ketua Fraksi Silayakh Soroti Pengawasan SPBU Lawe Kihing, Minta APH Cegah Pengisian BBM Subsidi Berulang
Sungguh Ironis: Anggaran Pendidikan Dipangkas, Kesejahteraan Guru Terabaikan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:41

Patroli Babinsa Koramil 03/Jeunieb, Pastikan Kondisi Jembatan Bailey Aman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:33

Babinsa Koramil 09/Makmur Bersama Warga Gotong Royong Timbun Halaman Meunasa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30

Babinsa Koramil 05/Juli Dampingi Warga Olah Limbah Tempurung Kelapa Jadi Arang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:57

Kodam IX/Udayana Bersama Kogabwilhan II Mantapkan Kesiapsiagaan Bencana di Bali

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:36

Polsek Jangka Imbau Masyarakat Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan Keamanan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:17

Polantas Karib, Satlantas Polres Bireuen Edukasi Masyarakat Tentang Ketertiban Berlalu Lintas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:42

​Bermula dari Laporan Warga, Polisi Bitung Bongkar Bisnis Ilegal Obat Keras di Matuari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21

​Sambut HUT RI ke-81, Sat Lantas Polres Bitung Bagikan Bendera Merah Putih dan Helm Gratis ke Pengendara

Berita Terbaru

Sosial

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 15:39

Hukum dan HAM

Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:41