Polres Bitung Redam Bentrokan Antar-Kelompok di Pateten, Lima Pemuda Diringkus

- Editor

Selasa, 28 April 2026 - 08:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.com – Suasana dini hari di Kompleks Unyil, Kelurahan Pateten Tiga, Kecamatan Maesa, mendadak mencekam pada Senin (27/04/26).

Sekira pukul 02.10 WITA, pecah aksi tawuran antar-kelompok masyarakat (tarkam) yang melibatkan penggunaan senjata tajam berbahaya.

​Merespons situasi darurat tersebut, jajaran Polres Bitung langsung mengerahkan kekuatan penuh.

Tim Tarsius di bawah komando AIPDA Angky Koagow bersinergi dengan Tim Patroli Timur yang dipimpin IPDA Jumli Lintuhaseng, S.Sos, guna menetralisir keadaan di lokasi kejadian.

​Intervensi kepolisian ini bermula dari laporan cepat warga melalui layanan darurat 110. Informasi yang diterima menyebutkan adanya bentrokan pemuda lintas kompleks yang saling serang menggunakan lemparan batu serta senjata mematikan.

​Berdasarkan data lapangan, para pelaku diduga membekali diri dengan pisau penikam dan senjata khas panah wayer. Aksi saling serang tersebut sempat menimbulkan keresahan luar biasa bagi warga sekitar yang tengah beristirahat.

​Setibanya aparat di titik bentrokan, para pelaku sempat berupaya meloloskan diri dengan berpencar ke berbagai arah.

Namun, pelarian mereka tidak berlangsung lama akibat strategi pengepungan taktis yang diterapkan oleh tim gabungan.

​Hanya dalam waktu 40 menit sejak penyisiran dimulai, petugas berhasil memojokkan para pelaku. Lima orang terduga aktor intelektual tawuran akhirnya diringkus saat bersembunyi di wilayah Kompleks Tinombala, Kelurahan Pateten Dua.


Identitas para tersangka yang berhasil diamankan adalah ZW alias Is (35), OM (22), SS (20), AM (19), dan MH (23). Kelimanya langsung digelandang menuju Mapolres Bitung untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga:  Peringati 1 Muharram 1448 H,Wabup Bireuen Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah Momentum Muhasabah Diri

​Selain menangkap para pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti krusial.


Di antaranya adalah dua bilah pisau penikam, 13 buah anak panah wayer, serta tiga buah pelontar yang digunakan dalam aksi penyerangan tersebut.


​Hasil interogasi sementara mengungkapkan bahwa motif serangan ini dipicu oleh dendam lama.

Para pelaku sengaja beraliansi dengan kelompok dari wilayah lain untuk mencari seseorang yang dianggap memiliki masalah dalam konflik sebelumnya.

Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah, SIK., MH, menegaskan bahwa motif apa pun tidak melegalkan tindakan anarkis. Ia menjamin bahwa seluruh pelaku akan diproses secara hukum tanpa ada toleransi bagi premanisme.

​”Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi kekerasan di wilayah hukum kami. Saat ini, semua tersangka beserta barang bukti sudah masuk tahap penyidikan lebih lanjut,”

tegas AKP Ahmad Anugrah dalam keterangannya.

​Di sisi lain, AIPDA Angky Koagow selaku Katim Tarsius menyebutkan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan buah dari koordinasi yang solid.

Menurutnya, respons cepat sangat krusial agar konflik tidak meluas ke area pemukiman lainnya.

​Guna memastikan situasi tetap kondusif, Polres Bitung berkomitmen meningkatkan intensitas patroli preventif di titik-titik rawan.

Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan segera melapor jika melihat potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. (kiti)

Berita Terkait

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17

Semangat Pengurus Tinelo Dana-Dana Menggelar Maulid Nabi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:47

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru

Feature dan Opini

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:30