Muskot POBSI Sabang 2026–2030 Berlangsung Sukses, Perkuat Organisasi dan Tegaskan Biliar sebagai Olahraga Prestasi

- Editor

Rabu, 22 April 2026 - 16:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SABANG-ACEH Tribune Indonesia.com 22 April 2026 Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Sabang masa bakti 2026–2030 berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan, bertempat di Senja Cafe, Selasa (21 April 2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah pembinaan atlet biliar di Kota Sabang ke depan. Muskot dihadiri oleh jajaran pengurus, atlet, klub biliar, serta pemerhati olahraga yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan.

Pelaksanaan Muskot juga mencerminkan mekanisme organisasi yang demokratis. Proses pemilihan Ketua POBSI Kota Sabang dilakukan melalui hak suara (voter) dari klub-klub biliar, dengan melibatkan unsur pembina olahraga dan atlet.

Prosesi Muskot ditandai dengan serah terima berkas antar pengurus sebagai simbol keberlanjutan organisasi, sekaligus penegasan komitmen bersama dalam membangun POBSI Kota Sabang yang lebih profesional, solid, dan berorientasi pada prestasi.

Dalam forum tersebut, ditetapkan susunan kepengurusan POBSI Kota Sabang masa bakti 2026–2030 sebagai berikut:

Ketua: Junaidi

Sekretaris: Erwin Syah

Bendahara: Shanty

Ketua Harian: Didi Sasmita

Ketua Harian POBSI Aceh, Sahlan, yang hadir mewakili Ketua Umum POBSI Aceh, menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan POBSI Kota Sabang disambut dengan penuh semangat oleh para pengurus dan pecinta olahraga biliar.

Menurutnya, POBSI merupakan salah satu cabang olahraga prestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, termasuk pada ajang PON XXI Aceh–Sumut dengan raihan medali emas, perak, dan perunggu.

“Ke depan, kami berharap dengan terbentuknya kepengurusan POBSI Kota Sabang, prestasi atlet semakin berkembang dan mampu bersaing di berbagai ajang, baik Kejurda, Kejurnas, hingga tingkat internasional,” ujar Sahlan.

Baca Juga:  Aksi Damai Mahasiswa Warnai Deli Serdang

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga marwah olahraga biliar sebagai cabang olahraga prestasi, bukan dikaitkan dengan praktik perjudian.

“POBSI Aceh tidak dibenarkan menjadi tempat mencari keuntungan melalui perjudian. Atlet harus fokus pada prestasi, karena jika sudah terjerumus, maka fokus sebagai atlet akan hilang,” tegasnya.

Ketua POBSI Kota Sabang, Junaidi, menyampaikan komitmennya untuk membangun organisasi yang kuat dan berorientasi pada pembinaan atlet.

“Kami siap membawa POBSI Sabang menjadi organisasi yang solid dan profesional. Pembinaan atlet akan menjadi prioritas utama, agar mampu melahirkan atlet berprestasi yang bisa bersaing di berbagai level,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian POBSI Kota Sabang, Didi Sasmita, menegaskan pentingnya kerja nyata dan kekompakan seluruh elemen organisasi.

“POBSI Sabang harus menjadi wadah pembinaan atlet yang sehat, kompetitif, dan bersih dari praktik negatif. Kita ingin biliar dikenal sebagai olahraga prestasi, bukan judi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sahlan juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KONI Aceh atas dukungan terhadap seluruh cabang olahraga.

“Terima kasih kepada Ketua KONI Aceh yang telah memberikan dukungan penuh. Kami berharap ini menjadi teladan bagi seluruh daerah di Aceh,” tambahnya.

Selain sebagai forum pengambilan keputusan, Muskot ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antar pengurus, atlet, dan klub. Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan olahraga biliar di Kota Sabang.

Dengan terselenggaranya Muskot ini, POBSI Kota Sabang optimis mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

“Pada akhirnya, Aceh membutuhkan pemimpin olahraga yang adil, berkomitmen, dan benar-benar mendorong prestasi,” tutup Sahlan (*)

 

 

Berita Terkait

Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai
Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?
RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat
Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”
​Rotasi Jabatan di Polres Bitung: Kompol Bartholomeus Junov Resmi Jabat Wakapolres
IKL SPPG dan Pintu yang Ditutup
Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh
Kedepankan Dialog Humanis, AKBP Arie Sulistyo Berhasil Damai Pertikaian Warga di Pasar Tua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:35

Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai

Rabu, 16 September 2026 - 09:24

Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 16 September 2026 - 08:56

RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat

Rabu, 16 September 2026 - 04:38

​Rotasi Jabatan di Polres Bitung: Kompol Bartholomeus Junov Resmi Jabat Wakapolres

Rabu, 16 September 2026 - 00:10

IKL SPPG dan Pintu yang Ditutup

Selasa, 15 September 2026 - 16:24

Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 15:16

Kedepankan Dialog Humanis, AKBP Arie Sulistyo Berhasil Damai Pertikaian Warga di Pasar Tua

Selasa, 15 September 2026 - 14:39

Cabai Beringin dan Hitungan Harga di Pasar

Berita Terbaru