Bitung | Tribuneindonesia.com –Polres Bitung kembali memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah. Senin (16/03/26).
Memasuki putaran keempat, kegiatan religius ini dipusatkan di Masjid Agung Nurul Huda, Kota Bitung, pada Minggu (15/3/2026) malam.
Suasana khidmat menyelimuti rumah ibadah tersebut sejak pukul 19.30 Wita. Rangkaian acara dibuka dengan pelaksanaan Sholat Isya berjamaah yang diikuti oleh puluhan warga setempat bersama jajaran personel kepolisian.
Dai Polres Bitung, AIPDA Nadir Bahcmid, tampil memberikan ceramah agama di hadapan jamaah.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan bulan suci sebagai ladang amal untuk mempertebal keimanan melalui ibadah wajib maupun sunnah.
Selain aspek spiritual, AIPDA Nadir juga menyelipkan pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Ia mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat.
Perhatian khusus diberikan kepada generasi muda yang hadir. Pihak kepolisian memberikan peringatan keras namun persuasif agar para pemuda menghindari tindakan negatif seperti tawuran dan balapan liar yang kerap marak di bulan Ramadan.
Penggunaan knalpot non-standar atau “brong” juga menjadi sorotan dalam imbauan tersebut.
Kepolisian meminta para remaja untuk tidak mengganggu kekhusyukan ibadah warga lain dengan suara bising kendaraan yang meresahkan.
Momentum unik terjadi usai pelaksanaan Sholat Tarawih dan Witir. Tim Safari Ramadan sengaja mengumpulkan para pemuda di dalam masjid untuk berdialog santai guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan arahan positif.
AKP Abdul Natip Anggai, Kasi Humas Polres Bitung, memimpin langsung rombongan ini.
Ia didampingi oleh sejumlah perwira penting lainnya, termasuk Kasi Propam IPTU Iwan Setyabudi dan KSPK IPTU Yunus Entengoh.
Ketua Badan Takmir Masjid Agung Nurul Huda, Hi. Rinto Pakaya, menyambut hangat kehadiran korps baju cokelat tersebut.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah jamaah menciptakan rasa aman yang nyata bagi warga yang sedang beribadah.
Apresiasi senada datang dari Imam Masjid, Saleh Balango. Ia menilai edukasi yang diberikan kepolisian sangat efektif dalam merangkul anak muda agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja selama bulan puasa.
Acara yang dihadiri sekitar 100 jamaah ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kemitraan yang erat.
Kebersamaan antara petugas dan warga terlihat jelas dalam suasana yang penuh kekeluargaan tersebut.
Tepat pukul 21.00 Wita, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai. Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif hingga para jamaah kembali ke kediaman masing-masing. (Kiti)

















