Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar

- Editor

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAGAR MERBAU | TribuneIndonesia.com — Di tengah harapan besar masyarakat atas hadirnya fasilitas kesehatan baru, ironi justru menyelimuti pembangunan Puskesmas di Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Bangunan megah yang sebentar lagi akan diresmikan itu kini “terjepit” oleh keberadaan bangunan liar di bagian depan lokasi. Warga khawatir, simbol pelayanan publik yang seharusnya bersih dan tertib justru lahir dalam kondisi semrawut.

Puskesmas yang berdiri di kawasan strategis tikungan Batu 8 ini diproyeksikan menjadi tumpuan pelayanan kesehatan warga pedesaan. Kehadirannya disambut gembira sebagai bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang di bawah kepemimpinan Asri Ludin Tambunan dalam memperluas akses layanan kesehatan. Bangunan terlihat rapi dan representatif, memantik optimisme bahwa pelayanan medis akan lebih dekat, cepat, dan merata.

Namun, kebahagiaan itu tercoreng. Di depan pintu masuk Puskesmas, berdiri bangunan yang diduga tidak mengantongi izin dan disebut memakan badan jalan. Tak hanya itu, saluran drainase di sekitar lokasi disinyalir telah dialihfungsikan. Warga menilai kondisi ini bukan sekadar persoalan estetika, melainkan ancaman serius bagi fungsi fasilitas umum, keselamatan akses, hingga potensi banjir saat musim hujan tiba.

Baca Juga:  ​Audit Kinerja Itwasda Polda Sulut Berakhir Kondusif, Kapolres Bitung Tegaskan Pentingnya Transparansi

“Puskesmasnya bagus, tapi depan pintunya terhalang bangunan. Akses sempit, parit mati. Kalau hujan deras, siapa yang bertanggung jawab?” keluh seorang warga. Warga lain menyahut dengan nada getir, “Padahal kecamatan sudah pernah memberi peringatan. Aneh, sekarang seperti dibiarkan. Kok bisa diam?”

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar: mengapa peringatan tak berbuah penertiban? Masyarakat menilai pembiaran bangunan liar di depan fasilitas vital negara adalah preseden buruk bagi wibawa pemerintah dan penegakan aturan. Lebih dari itu, kondisi tersebut berpotensi mengganggu operasional Puskesmas ke depan—mulai dari akses ambulans, mobil layanan darurat, hingga keselamatan pejalan kaki.

Warga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk bertindak tegas sebelum peresmian dilakukan. Penertiban bangunan liar, pemulihan fungsi drainase, serta penataan akses jalan dinilai mendesak agar Puskesmas benar-benar hadir sebagai simbol pelayanan publik yang tertib, aman, dan bermartabat.

 

“Jangan sampai Puskesmas diresmikan di atas kekacauan. Kalau mau melayani rakyat, mulailah dengan menertibkan lingkungan di depannya,” tegas warga.

Masyarakat berharap, peresmian nanti bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari keberanian menata ruang publik secara adil—tanpa tebang pilih, tanpa kompromi terhadap pelanggaran.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Dokter Spesialis Anak Bukan Menolak Tugas, Persoalkan Kesesuaian Penempatan dan Kompetensi
Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan
Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI
LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.
SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:17

Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan

Sabtu, 7 November 2026 - 17:00

Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus

Sabtu, 7 November 2026 - 13:02

Danrem Bhaskara Jaya Ajak Prajurit Teladani Semangat Pahlawan melalui Doa Syukur Hari Pahlawan 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:47

Antisipasi Bencana, Polres Bireuen Gelar Latihan Penyelamatan Korban Tenggelam di Laut Jangka

Sabtu, 7 November 2026 - 11:44

Sinergi Cegah Narkoba, Razia Gabungan di Lapas Bireuen Pastikan Kamar Hunian Steril

Sabtu, 7 November 2026 - 11:39

FPI Bireuen Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Korban Banjir Bandang di Samalanga

Jumat, 6 November 2026 - 15:15

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 15:14

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung Altin Abraham Tumengkol SIP, M.Si  saat memberikan Materi Pinter Bermedsos kepada Anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 1 Bitung. (ft. Dinas Kominfo Bitung)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:57