Mahasiswa Bergerak, DLH Deliserdang Turun Tangan Selidiki Dugaan Pencemaran

- Editor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK PAKAM I TribuneIndonesia. Com-Gelombang desakan mahasiswa akhirnya berbuah langkah nyata. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Deliserdang resmi menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) untuk menyelidiki tiga perusahaan yang diduga mencemari lingkungan hidup di wilayah tersebut.

Langkah tegas itu disampaikan langsung Kepala DLH Deliserdang, Rio Laka Dewa, saat menerima perwakilan massa dari Aliansi Mahasiswa Bersatu yang menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DLH Deliserdang, Lubuk Pakam, Kamis (5/2/2026).

Di hadapan mahasiswa, Rio menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam terhadap laporan masyarakat dan menolak anggapan bahwa DLH tertutup terhadap informasi publik.

“Kami mengapresiasi aspirasi yang disampaikan adik-adik mahasiswa. Saat ini DLH sudah mengeluarkan SPT untuk menelusuri dugaan penyebaran limbah. Tim sudah turun bekerja, dan hasilnya nanti akan kami sampaikan secara terbuka dan transparan kepada publik,” tegas Rio.

Rio yang baru sekitar dua pekan menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deliserdang menekankan bahwa penanganan isu lingkungan menjadi prioritas serius. Ia menyebut, setiap laporan dugaan pencemaran harus ditindaklanjuti secara profesional demi melindungi keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sebelumnya, dalam orasi aksi, mahasiswa mendesak DLH agar tidak ragu menindak perusahaan yang terbukti merusak lingkungan. Mereka menilai pencemaran lingkungan bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman nyata terhadap kehidupan warga sekitar.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Tamiang Jadi Irup di SMKN 2 Karang Baru, Siswa Antusias

Tiga perusahaan yang disorot dalam aksi tersebut yakni CV Restu Indah Kotak Karton dan PT Wijaya Nusantara Lestari yang beroperasi di Kecamatan Sunggal, serta CV Saudara Mitra Sukses di Kecamatan Tanjung Morawa. Ketiganya diduga terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mencemari lingkungan.

Mahasiswa menuntut adanya investigasi menyeluruh, transparansi hasil pemeriksaan, serta sanksi tegas jika pelanggaran terbukti. Mereka juga menegaskan komitmen untuk terus mengawal proses tersebut agar tidak berhenti di tingkat wacana.

Menanggapi itu, DLH memastikan proses penelusuran dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pengecekan lapangan, pengumpulan sampel, hingga analisis teknis. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar penentuan langkah hukum atau administratif terhadap pihak yang terbukti bersalah.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib. Setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala DLH, massa mahasiswa membubarkan diri dengan damai. Selama kegiatan, pengamanan dilakukan oleh aparat kepolisian bersama Satpol PP guna memastikan situasi tetap kondusif.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut kualitas lingkungan hidup dan hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat. Kini, perhatian tertuju pada hasil kerja tim DLH, yang diharapkan mampu membuka fakta secara terang dan menghadirkan keadilan lingkungan di Deliserdang.

Ilham Gondrong.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 09:59

Gebrakan Mubes X Yayasan Al-Muslim Peusangan: Rusyidi Mukhtar Pimpin Pembina, Edi Obama Calon Kuat Penggerak Transparansi Wakaf

Selasa, 3 November 2026 - 08:58

Wabup Razuardi: RDTR Perkotaan Bireuen Harus Jadi Pijakan Nyata, Bukan Dokumen di Atas Kertas

Selasa, 3 November 2026 - 07:31

Lompatan Kemandirian: 219 Penerima Bansos Bireuen Siap Dobrak Pasar Digital Lewat Jalur Wirausaha

Selasa, 3 November 2026 - 02:53

Polsek Samalanga Gelar Patroli dan Sosialisasi Maklumat Kapolda Aceh untuk Cegah Karhutla

Selasa, 3 November 2026 - 02:50

Satlantas Polres Bireuen Imbau Pengendara Patuhi Peraturan Sebagai Upaya Jaga Keselamatan

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Rabu, 4 Nov 2026 - 00:31

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10

Agama

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:03