Oknum TNI AL Lanal Melonguane Diduga Keroyok Warga Hingga Babak Belur di Pelabuhan Talaud

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Talaud, Sulut | TribuneIndonesia.com

Jagat maya baru-baru ini digemparkan oleh kabar dugaan aksi kekerasan yang melibatkan oknum personel TNI Angkatan Laut (Lanal Melonguane) terhadap warga sipil, Jumat (23/01/26).

Insiden yang memicu kemarahan publik ini mencuat setelah akun media sosial atas nama Okbrin Maurits Apena mengunggah kronologi kejadian, disertai seruan agar masyarakat lebih waspada terhadap tindakan oknum aparat yang tidak bertanggung jawab.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Aksi penganiayaan dilaporkan berlangsung pada Kamis malam (22/1), sekitar pukul 23.45 WITA.

Suasana pelabuhan yang semula tenang mendadak mencekam saat keributan pecah di area yang sering digunakan warga untuk bersantai tersebut.

​Kejadian bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya tengah menghabiskan waktu dengan memancing di dermaga.

Ketenangan mereka terusik oleh kehadiran oknum anggota Lanal yang diduga dalam pengaruh alkohol.

Oknum tersebut berteriak dan mengeluarkan makian kasar, sehingga korban berinisiatif memberikan teguran agar tindakan tersebut dihentikan karena mengganggu kenyamanan publik.

Baca Juga:  Kedepankan Keadilan Humanis, Kejati Sulut Setujui Restorative Justice Kasus Penganiayaan dari Talaud

​Alih-alih meredam situasi, teguran tersebut justru memicu amarah pelaku. Tanpa dialog lebih lanjut, oknum TNI AL bersama rekan-rekannya diduga langsung melakukan pengeroyokan secara membabi buta terhadap korban.

Akibat serangan fisik tersebut, korban dilaporkan mengalami luka serius dan kondisi babak belur di lokasi kejadian.

​Keadaan semakin memanas saat pihak keluarga dan sahabat korban tiba di lokasi untuk meminta pertanggungjawaban.

Namun, upaya diplomasi tersebut dibalas dengan tindakan represif serupa. Beberapa orang yang datang membantu justru turut menjadi sasaran pemukulan oleh para pelaku, bahkan salah satu rekan korban dilaporkan sampai jatuh terhempas ke laut akibat tindak kekerasan tersebut.

​Hingga saat ini, unggahan tersebut terus mendapat atensi luas dari netizen yang menuntut adanya tindakan tegas dan transparansi hukum dari pihak pimpinan TNI AL.

Masyarakat berharap agar kasus ini diusut tuntas untuk memastikan tidak ada lagi warga sipil yang menjadi korban arogansi oknum aparat, serta menjaga integritas institusi militer di wilayah Sulawesi Utara. (kiti)

Berita Terkait

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir
Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung
HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara
Personil Koramil 02/Simeulue Tengah Karya Bakti Renovasi Musholla Makam Teuku Diujung Bersama Masyarakat.
​Kabag Ops Polres Bitung Pantau Pengamanan Voli Pelajar di Sagerat
Dankodaeral VIII Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Yulius: Pendidikan Harus Adaptif
​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung
Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:02

Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:09

TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:58

PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:17

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29

Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani

Kamis, 30 April 2026 - 01:19

Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul

Rabu, 29 April 2026 - 14:55

Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 14:07

PEMILIHAN KETUA OSIS SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED JADI IMPLEMENTASI P5 TEMA SUARA DEMOKRASI

Berita Terbaru

Sosial

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04